Ketua Percasi Kalteng Agustiar Sabran, disaksikan Rektor UPR Andrie Elia, meladeni permainan 13 pecatur yang mengikuti UPR Cup, kemarin (5/12). (EMMANUEL/KALTENG POS)


PALANGKA RAYA-Sosok H Agustiar Sabran menarik perhatian saat kejuaraan catur bertajuk UPR Cup 2019. Ketua Pengprov Percasi Kalteng ini menunjukkan kepiawaiannya dalam olahraga asah otak kepada atlet-atlet muda. Ia bermain catur stimulan menghadapi belasan pecatur sekaligus.

Permainan catur secara stimulan yang dilakukan oleh Agustiar Sabran ini bukan yang pertama kali. Tahun lalu, pria yang merupakan anggota Komisi III DPR RI itu pernah melakukan hal yang sama pada kejuaraan catur di Buntok, Kabupaten Barito Selatan.

Kemarin (5/12), berlokasi di kampus UPR, Agustiar Sabran kembali unjuk kebolehan. Ia melakukan catur stimulan dengan melawan tiga belas (13) pecatur sekaligus. Sembilan pecatur putra dan empat pecatur putri. Hasilnya, pria yang berulang tahun setiap 17 Agustus itu menang atas sepuluh pecatur. Hanya tiga pecatur yang berhasil mengalahkannya.

Kehadiran H Agustiar Sabran yang didampingi Rektor UPR Andrie Elia saat itu bermaksud memberikan semangat dan motivasi bagi para atlet, terutama mengasah kemampuan dalam olahraga catur.

"Saya melihat potensi mereka ada. Perlu dilakukan pembinaan secara berjenjang. Buktinya ada tiga atlet yang berhasil mengalahkan saya," ungkap Agustiar Sabran kepada Kalteng Pos, kemarin (5/12).

Menurut kakak kandung Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran ini, selain dengan latihan rutin, kemampuan dalam bermain catur juga harus diasah melalui turnamen yang digelar. Salah satu contohnya adalah UPR Cup yang digelar oleh universitas terbesar di Bumi Tambun Bungai ini.

"Ini yang perlu terus kita dorong, agar mampuan mereka (atlet catur) terus meningkat dan bisa bersaing dengan atlet lainnya saat mengikuti kejuaraan di tingkat atau level yang lebih tinggi," ungkap pria yang juga CEO Kalteng Putra tersebut.

Lebih lanjut dikatakannya, hal yang paling penting adalah semangat dan kemauan setiap atlet. Sebab, kata dia, olahraga catur memerlukan konsentrasi dan strategi.

"Saya berharap kehadiran saya dapat memberikan semangat tersendiri bagi mereka (atlet) untuk mengasah kemampuan masing-masing," tutur pria yang juga menjabat ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng ini.

Keberhasilan Agustiar dalam memajukan olahraga catur di Kalteng patut diacungi jempol. Selain banyak meraih prestasi di berbagai event nasional, di bawah kepemimpinannya cabang olahraga (cabor) catur Kalteng berhasil menembus PON yang akan dilaksanakan di Provinsi Papua tahun depan nanti. Cabor catur Kalteng kategori beregu putra memastikan satu tiket PON 2020 setelah lolos ajang kualifikasi yang dilaksanakan di Palangka Raya awal November lalu. (nue/ce/ala) 

1 2

Editor :
Reporter :

You Might Also Like