Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dwi T. Jaladri dan Kapolsek Pahandut Edia Sutaata bersama mbah Rusinem dan Warsono setelah air dirumah sudah surut


PALANGKA RAYA - Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri dan Kapolsek Pahandut AKP Edia Sutaata beserta jajaran bersama anggota Brimob Polda Kalteng mengevakuasi warga yang terjebak banjir di rumahnya, Rabu (4/12/2019) pagi.

Salah satunya ialah pasangan suami istri yang sudah lanjut usia yaitu mbah Rusinem (67) yang hanya tinggal berdua dengan suaminya Warsono (68) harus dievakuasi karena rumahnya yang terletak di Jalan Ramin III, Gang Demak, Kelurahan Panarung, kecamatan Pahandut Kota Palangka Raya dikepung banjir.

"Kita bantu evakuasi warga yang terdampak banjir karena dampak hujan lebat yang mengguyur dari kemarin. Salah satunya kita bantu evakuasi, dimana ada sepasang suami istri yang sudah tua tinggal berdua digubuk terendam dan harus kita evakuasi. Kita ungsikan dan rencananya akan kita bantu dirumahnya setelah air sudah surut," bebernya kepada Kaltengpos.co.

Jaladri menuturkan, masalah saluran air yang ada mengakibatkan tergenangnya rumah warga. Memang dari tahun 2016, wilayah sekitar landasan pacu bandara Tjilik Riwut tersebut mengalami dampaknya dikarenakan pelebaran landasan sehingga sungai yang berada didekatnya menjadi dangkal dan mengecil.

"Penyebab banjir dijalan Ramin III kita kira dari tahun 2016, dikarenakan pelebaran landasan pacu di bandara Tjilik Riwut.  Sehingga sungai yang berada disitu ukurannya mengecil dan terjadi pendangkalan, sehingga setiap hujan dengan intensitas tinggi bisa mengakibatkan wilayah tersebut terendam banjir,"

Menurut informasi yang dihimpun, air sudah mencapai setinggi perut sehingga evakuasi dilakukan menggunakan perahu karet. Tercatat sudah 3 Rt dan sekitar 50 rumah terkena dampak dari kurang berfungsinya saluran air hingga menyebabkan wilayah-wilayah ditepian sungai menjadi terendam air. (ard)

Loading...

You Might Also Like