Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Katingan Alyono (kanan) ketika memberikan keterangan masalah UMK kepada sejumlah wartawan, Selasa (3/12).( JERI / KALTENG POS)


KASONGAN – Tahun 2020, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) telah resmi menetapkan Upah Minimum Kabupaten (UMK). Untuk UMK Katingan sendiri mengalami kenaikan dari tahun 2019.

"Untuk tahun 2020 UMK ditetapkan sebesar Rp 2.962.344. Kenaikannya sekitar sepuluh persen, dari tahun 2019," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Katingan Alyono kepada sejumlah wartawan, Selasa (3/12).

Dengan ditetapkannya UMK ini, tegas Alyono, dia minta kepada seluruh dunia usaha di Kabupaten Katingan untuk menyesuaikan upah tersebut. Jika misalnya ada perusahaan atau dunia usaha, tidak sanggup dengan upah minimum tersebut, maka bisa mengajukan penangguhan pelaksanaan upah minimum kepada gubernur melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalteng.

"Ini sesuai dengan ketentuan, dalam keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi nomor Kep 231/MEN/2003 tentang tata cara penangguhan pelaksanaan upah minimum," ujarnya.

Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Perhubungan Kabupaten Katingan ini, menegaskan, mereka akan mengawasi secara langsung terhadap pelaksanaan UMK di Katingan. "Kami berharap semua perusahaan atau dunia usaha bisa menerapkan UMK ini sesuai dengan ketentuan. Jangan sampai ada yang tidak melaksanakan," tegasnya.(eri/ila/iha/CTK)

Loading...

You Might Also Like