Atlet panahan saat membidik sasaran saat mengikuti Kejurnas Panahan tingkat PPLP, PPLPD dan SKO se-Indonesia di halaman GOR Jalan Tjilik Riwut Km 5, Palangka Raya, Selasa (3/12). (DENAR/KALTENG POS


PALANGKA RAYA-Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panahan tingkat PPLP, PPLPD dan SKO se-Indonesia masih terus berlanjut di halaman GOR Jalan Tjilik Riwut Km 5, Palangka Raya, Selasa (3/12).

Diagendakan kejurnas saat ini khusus kelas standar bow hingga babak final. Karena cuaca yang tidak memungkinkan akibat hujan lebat, perlombaan pun terpaksa ditunda.

"Hari ini (kemarin) masih sampai pada babak perdelapan final untuk kelas standar bow. Karena hujan, maka akan kita lanjutkan besok (hari ini)," kata Ketua Pemprov Perpani Kalteng Ade Supriyadi kepada Kalteng Pos, Selasa (3/12).

Selain dilanjutkan babak semifinal dan final untuk kelas standar bow, jadwal hari ini juga akan dilanjutkan kelas recurve dan compound. Kelas yang dipertandingkan pada kejurnas kali ini ada tiga, yaitu standart bow, recurve dan compound.

"Kita berharap semua atlet dapat mempersiapkan diri untuk menunjukkan kemampuan menembaknya, agar dapat meraih prestasi terbaik," harap Ade.

Kalimantan Tengah dipercayakan sebagai tuan rumah Kejurnas Panahan Antar Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP), Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar Daerah (PPLPD) dan Sekolah Khusus Olahraga (SKO) se-Indonesia tahun 2019. Event ini sudah mulai digelar di Palangka Raya akan akan berakhir Jumat (6/12).

Kegiatan tersebut mendapatkan dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalteng. Karena tujuannya untuk kemajuan olahraga, khususnya cabor panahan ke depan. “Kegiatan ini digelar dan ditunjuk oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), dan sudah setiap tahun diperlombakan,” kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalteng Falery Tuwan, Senin (2/12).

Dengan dilaksanakan kejuaraan tersebut diharapkan mampu menghasilkan atlet nasional, yang memiliki potensi untuk mengharumkan nama daerah, baik ajang nasional maupun internasional. “Terbukti dari data yang ada, juara internasional yang diraih atlet Indonesia berasal dari PPLP, PPLPD dan SKO. Dipastikan atlet masa depan berasal dari sini,” akuinya.

Selain itu, kejurnas tersebut merupakan cikal bakal lahirnya atlet panahan Indonesia di masa yang akan datang. Untuk Kalteng sangat mengapresiasi, karena dipercayakan sebagai tuan rumah. “Fasilitas yang ada sudah standar nasional. Jika ditingkatkan beberapa fasilitas yang ada, maka kita bisa menggelar kejuaraan internasional panahan di sini,” tegasnya.

Target ke depan, agar event tersebut memberikan pelajaran yang baik untuk Kalteng, agar mampu menyelenggarakan yang lebih besar lagi.

Kejurnas panahan kali ini diikuti 18 kontingen, yang terdiri dari PPLP, PPLPD dan SKO. Kalteng ditunjuk sebagai tuan rumak karena dinilai berhasil melakukan pembinaan olahraga panahan. Selain itu beberapa prestasi yang diraih baik tingkat nasional maupun internasional. “Pada beberapa event, Kalteng mempunyai nama dan memiliki satu atlet atas nama Linda Lestari yang masuk timnas dan tampil di SEA Games di Filipina,” ungkap Faleri.

Kegiatan akan difokuskan di halaman GOR Km 5 sejak 3-6 Desember. Karena lokasi tersebut dinilai telah memenuhi standar nasional untuk penyelenggaraan kejurnas. “Salah satu tolok ukur penyelenggaraan kejurnas, adalah areal minimal lebar 100 meter dan lainnya. Karena diperlukan beberapa atlet untuk membidik secara bersamaan,” tegasnya.

Sementara Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng H Fahrizal Fitri mewakili Gubernur Sugianto Sabran dalam sambutan pembukaan, menyambut baik pelaksanaan kejurnas panahan itu.

“Dengan event ini diharapkan akan mampu menghasilkan atlet-atlet yang berprestasi dan mampu mewakili Indonesia di masa yang akan datang,” tegasnya.

Pemerintah berharap agar masyarakat dapat mengajak anak-anak untuk mencintai olahraga panahan, agar dapat mengasa kemampuan dan berprestasi. (nue/ens)

 

Lolos babak delapan besar kelas standar bow:

Putra:

1. Ivan Nur Hidayat (DIY)

2.Muhammad Nesa (DIY 2) dan Asep Purnama (Jabar)

3.Bintang Daneswara (DIY 2)

4.Afrizal Fitran (Lampung)

5.Dimas Surya (Kalbar)

6.Daffa Anowan (DIY2) dan Erlangga Amanda (Lampung)

7.Rizky Maulidin (Aceh) dan Fahrurazi Manunggal (Jatim)

8.Taufiq Hanan (Jambi)

 

Putri:

1.Nadia Maulida (SKOR)

2.Azzahra Sagita (Lampung) dan Anda Z (Kalsel)

3.Karmila (Aceh) dan Asfiah (Kalsel)

4.Fatmawati (Kalsel) dan Azera Putri (Kaltim)

5.Nasywa (DIY2) dan Alifa (Kalsel)

6.Alfira (Muba) dan Syah Hira (Kaltim)

7.Zulfa (DIY) dan Lesi (UMO)

8. Nise (Kaltim) dan Nanda (Jateng)

Loading...

You Might Also Like