Kamaludin yang ditemukan sudah dalam kondisi meninggal, tertelungkup di dalam sebuah parit.


PANGKALAN BUN - Diduga akibat mabuk minuman keras, seorang pengendara sepeda motor ditemukan tewas di parit. Korban diketahui bernama Kamaludin (34). Ia ditemukan di parit BTN Tora, RT 17, Desa Pasir Panjang, Kecamatan Arsel Kobar, Senin (2/12) sekitar pukul 06.00 WIB.

Kejadian ini sontak membuat warga sekitar geger. Aparat pun telah mengevakuasi dan melakukan visum jenazahnya di rumah sakit.

Kapolres Kobar AKBP E Dharma B Ginting melalui Kapolsek Arsel AKP Rendra Adhitia Dhani mengatakan, korban ditemukan dengan kondisi luka di bagian kepala. Pada saat ditemukan, kondisi korban berada di parit bersama dengan sepeda motor yang ditungganginya. Kejadian ini bermula sehari sebelum ditemukan.

Saat itu, korban bersama dengan rekannya nongkrong di warung sekitar Jalan Bhayangkara, Pangkalan Bun. Mereka diketahui minun miras hingga beberapa botol. Setelah merasa mabuk, ternyata korban tidak bisa pulang sendiri dan meminta salah satu rekannya untuk mengantar.

"Korban bersama dengan dua orang rekannya naik sepeda motor, karena hanya satu kendaraan saja. Diduga ngebut sehingga sesampai di lokasi kejadian motor yang ditungganginya mengalami kecelakaan tunggal," katanya.

Malam itu, ketiganya masuk ke parit. Usai mengalami kecelakaan tunggal, bukannya berdiri dan melanjutkan perjalanan, justru ketiganya memutuskan tidur di lokasi kejadian. Hal ini dikarenakan ketiganya sudah dalam kondisi mabuk berat.

Menjelang subuh, salah satu rekannya bernama Charles Jon Manulang terbangun dan langsung meninggalkan rekan-rekannya yang masih tidur di parit. Usai bangun, ia mendatangi salah satu warung yang tidak jauh dari tempat nongkrongnya. "Ia menyampaikan kepada salah satu pemilik warung, bahwa kedua rekannya, usai mengalami kecelakaan, masih tertidur di parit," ujarnya.

Dilanjutkannya, setelah mendapatkan informasi itu, tidak ada yang mendatangi lokasi kejadian. Selang beberapa waktu kemudian, datang seorang warga yakni Supriyanto, yang saat itu akan berangkat ke kebun dan melintasi jalan tersebut. Kala itu, tambah dia, Supriyanto melihat sepeda motor di parit. 

Awalnya, Supriyanto menganggap hal itu biasa saja, sehingga memustuskan tetap berjalan. Tetapi baru beberapa langkah, muncul tanda tanya dan membuatnya penasaran. “Akhirnya kembali mendatangi motor yang masuk parit,” ungkap dia.

Saat itu, ia tidak hanya melihat motor di parit saja, tetapi juga melihat korban tertelungkup dengan kondisi sudah tidak bernyawa. “Akhirnya kejadian ini dilaporkan ke polisi dan langsung dilakukan olah TKP," pungkasnya. (son/ami/nto)

Loading...

You Might Also Like