Sayuran organik. Foto marcin-jucha/Shutterstock


Istilah radikal bebas pasti sudah akrab di telinga Anda. Banyak sekali suplemen atau ragam asupan penangkal radikal bebas yang populer di pasaran. Namun, apa sebenarnya radikal bebas?

Menurut dr. Citra Roseno dari KlikDokter, radikal bebas adalah molekul atau atom yang memiliki minimal satu elektron yang tidak berpasangan. Atom dengan elektron yang tidak berpasangan tersebut menjadi sangat reaktif terhadap atom lainnya.

Apa pengaruh radikal bebas terhadap tubuh?

Radikal bebas yang kadarnya rendah atau normal sebenarnya dapat bermanfaat. Kadar radikal bebas tersebut dapat berperan dalam proses pematangan struktur sel dan menjadi bagian dari sistem imun tubuh.

Sementara itu, radikal bebas dengan kadar yang tinggi tidak boleh dianggap sepele karena akan berakibat munculnya stres oksidatif di tubuh Anda. Stres oksidatif adalah kondisi tubuh yang kekurangan antioksidan untuk menetralkan radikal bebas. Akibatnya, oksidasi sel-sel tubuh mengalami peningkatan. Ini bisa membahayakan kesehatan tubuh.

Berbagai penyakit bisa timbul karena fenomena stress oksidatif. Misalnya, alzheimer, demensia, penyakit kardiovaskular yang disebabkan oleh arteri tersumbat, rheumatoid arthritis, dan kanker.

Selain itu, radikal bebas tersebut juga dapat menyebabkan penyakit katarak, penurunan penglihatan terkait usia, serta diabetes. Penyakit degeneratif genetik seperti, parkinson dan huntington.

Lalu, bagi Anda yang kerap khawatir dengan tanda penuaan, berhati-hatilah dengan radikal bebas. Hal ini karena radikal bebas dapat menyebabkan hilangnya elastisitas kulit, kerutan, dan rambut beruban.

Ini makanan yang bisa jadi penangkal radikal bebas

Untuk menghindari Anda dari beragam penyakit di atas, asupan makanan sehat yang tepat sangat diperlukan untuk menangkal dan melawan radikal bebas. Berikut beberapa makanan yang bisa Anda coba.

1. Roti gandum utuh

Biasa disebut wholemeal bread, roti gandum utuh dinilai lebih sehat dan cocok untuk menangkal radikal bebas. Penelitian di Nagasaki University yang dipaparkan oleh Lifegate menyebutkan gandum utuh kaya akan vitamin E, karotenoid, zinc, selenium, dan lain-lain.

Lalu, zat antioksidan yang terkandung di dalam gandum utuh dapat menghancurkan radikal bebas 50 kali lebih baik dibanding vitamin C dan E. Setidaknya ini membuat tubuh Anda terhindar dari masalah kesehatan yang ditimbulkan radikal bebas.

2. Sayuran dan buah kaya antioksidan 

Sayur-sayuran yang dapat Anda konsumsi untuk melawan radikal bebas adalah paprika merah dan kuning, kubis merah, wortel, labu kuning, tomat merah, bit, bayam, serta bawang putih dan bombay.

Selain itu, sayur kale juga dapat menjadi pilihan karena kaya akan vitamin A, K, dan C. Untuk buah-buahan, Anda bisa coba jeruk, aprikot, blackberry, blueberry, stroberi, ceri, nanas, dan kiwi.

3. Minyak sayur mentah 

Untuk menggantikan lewak hewani, minyak zaitun murni (extra virgin olive oil) adalah salah satu yang tepat. Apalagi minyak zaitun juga bisa menangkal radikal bebas yang memasuki tubuh. Anda bisa mengonsumsinya sebagai dressing salad dari sayuran dan buah-buahan favorit.

4. Dark chocolate 

Coba ganti camilan Anda dengan dark chocolate yang lebih sehat dan kaya akan antioksidan. Selain mampu membantu melawan radikal bebas, dark chocolate juga bermanfaat untuk mengurangi risiko penyakit jantung, tekanan darah tinggi, dan menghindari Anda dari konsumsi gula berlebihan.

5. Kacang-kacangan 

Makanan ini menjadi sumber protein yang baik dan kaya akan antioksidan. Jenis kacang yang bisa Anda coba adalah kacang pecan dan pinto. Mengonsumsi kacang pecan mentah dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL.

Sementara, kacang pinto menurut Medical News Today dapat membantu menekan pertumbuhan sel kanker berkat kandungan kaempferol di dalamnya. Tentunya, kedua kacang ini ampuh sebagai penangkal radikal bebas.

6. Goji berry 

Buah tradisional khas daratan Tiongkok ini kini kerap dikenal sebagai superfood karena kandungan vitamin, mineral, dan antioksidan yang tinggi. Untuk mengonsumsi goji berry lebih nikmat, Anda bisa mencampurnya dengan oatmeal sebagai sarapan sehat pada pagi hari. Buah ini pun ampuh menjadi penangkal radikal bebas.

Coba lebih sering mengonsumsi makanan-makanan penangkal radikal bebas di atas. Ini untuk kesehatan tubuh yang lebih baik. Bila Anda alergi terhadap jenis makanan tertentu, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.(AYU/RPA/klikdokter)

Loading...

You Might Also Like