Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri memimpin jalannya evakuasi jasad Alfrianto, tukang bangunan yang ditemukan tak bernyawa di atas atap rumah warga Jalan Talenta Palangka Raya, Senin (2/12/2019) sore. (Foto: Yogi ERP)


PALANGKA RAYA -  Setelah mendapat laporam bahwa ada warga yang tewas di atas salah satu rumah warga di Jalan Talenta, Polresta Palangka Raya dibantu dengan Polsek Pahandut dan Emergency Response Palangka Raya (ERP) akhirnya dengan cepat mengevakuasi korban.

Korban bernama Alfrianto ditemukan tak bernyawa oleh Sahrul sekitar pulul 16.00 WIB. Senin (2/12). Alfrianto bekerja sebagai tukang bangunan di rumah milik Siti Maemunah di Jalan Talenta Kelurahan Menteng Kecematan Jekan Raya.

Petugas kemudian mengevakuasi jasad pria berusia 52 tahun tersebut yang ditemukan dalam poisisi terlentang tak bernyawa di atap atau genteng rumah.

Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri menuturkan, korban diduga meninggal karena tersengat listrik saat melakukan perbaikan atap rumah. Pasalnya saat ditemukan, kabel listrik terlihat cukup dekat dengan posisi tubuh korban.

"Korban bekerja sebagai tukang bangunan dirumah tersebut diduga meninggal karena tersetrum listrik. Korban sedang melakukan perbaikan atas rumah, diduga terserempet kabel listrik hingga tersetrum," bebernya, Senin petang.

Kepolisian belum bisa memastikan atas kejadian tewasnya tukang bangunan yang beralamatkan Jalan Bukit Palangka VI dikarenakan masih menunggu hasil visum.

"Kita juga menemukan luka dikaki korban. Tetapi masih belum bisa dipastikan apakah itu karena tersengat atau bagaimana. Kita evakuasi dulu untuk hasilnya harus tunggu visum," tambahnya.

Tim Inafis dari Polresta Palangka Raya akhirnya mengevakuasi mayat Alfrianto untuk dibawa ke RSUD Doris Sylvanus untuk dilakukan visum dan penyelidikan lebih lanjut. (ard/nto)

Loading...

You Might Also Like