Salah satu manipulasi poto Ustaz Abdul Somad (UAS) karya Ahmad Hadi Surya yang memperlihatkan UAS berada du Istana Kuning


SUKAMARA - Di balik antusiasme masyarakat akan rencana kedatangan Ustaz Abdul Somad ke Kalimantan Tengah, publik juga diramaikan dengan beredarnya foto ulama yang dikenal dengan UAS di kawasan Istana Kuning, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Foto ini mengundang kontroversi.

Padahal kedatangan Ustadz Abdul Somad atau yang dikenal dengan sebutan UAS tersebut baru dijadwalkan akan tiba di Kabupaten Kotawaringin Barat pada tanggal 2 Desember, sementara foto tersebut menunjukkan bahwa UAS sudah tiba di Kabupaten Kobar.

Dalam foto tersebut nampak Ustadz Abdul Somad di kawal sejumlah jemaah, tepat di halaman bertuliskan Istana Kuning. Tempat bersejarah kerajaan Kutaringin, kebanggaan masyarakat Kabupaten Kobar.

Berdasarkan hasil penelusuran, foto pertama kali diunggah oleh pemilik akun instagram @ighbesar menyertakan dua foto yang menampilkan UAS di kawasan Istana Kuning dan Masid Agung Sukamara dengan caption

“Sudah 24 jam Didaerah Kalimantan Tengah, tepatnya Pangkalan Bun dan Sukamara sedang membicangkan gurunda @ustadzabdulsomad_official ada penuh dengan ini itu dan macam2 tapi intinya alhamdulillah beliau akan datang pada 2 Kabupaten yang sudah bersaudara sejak lama ini... Jadi mari kita masyarakat Kalteng khususnya Sukamara dan Pangkalan Bun ikut hadir dan ikut dalam bagian kunjungan gurunda kita ini...,”

Setelah ditelusuri ternyata, foto tersebut tarnyata hanyalah editan, atau manipulasi karya Ahmad Hady Surya, seniman manipulasi foto asal Kabupaten Sukamara. Dia juga merupakan pemegang rekor dunia dengan memecahkan Museum Rekor Indonesia (Muri) sebagai manipulasi 1001 foto terbanyak dalam 24 jam.

Postingan tersebut pun mendapat lebih dari 1000 suka tersebut juga dibagikan oleh nitezen. Namun sayangnya sejumlah akun medsos yang membagikan foto tersebut tidak mencantumkan caption bahwa foto hanyalah manipulasi sehingga menimbulkan kontroversi.

Ditemui di kediamannya, Hadi mengakui jika foto yang ramai diperbincangkan di media sosial tersebut benar karyanya. Dia mengaku tidak bermaksud untuk melecehkan siapapun, namun sebagai bentuk ekspresi kecintaannya terhadap ulama kharismatik asal Sumatera Utara tersebut. Terlebih rencana kedatangan UAS di Kabupaten Sukamara dan Kabupaten Kotawaringin Barat merupakan kali pertama.

“Tidak ada niat untuk melecehkan ataupun merendahkan siapapun. Gambar tersebut saya manipulasi semata-mata sebagai bentuk kecintaan dan dukungan saya kepada UAS yang akan datang ke Kalteng, karena UAS bukan orang sembarangan dan mendatangkan beliau ke Kalteng itu tentunya tidak mudah,” ujar Hadi, kepada Kalteng Pos, Minggu (1/12).

Selain itu, melalui foto manipulasi tersebut, Hadi berharap bisa memberikan pelajaran kepada masyarakat terutama para pengguna medsos agar tidak mudah termakan informasi palsu dari elektronik seperti media sosial.

“Pelajaran yang bisa kita ambil adalah, saat kemajuan teknologi dan kemajuan jaman seperti saat ini, semua bisa saja terjadi, dan siapapun bisa menjadi korbannya. Jadi melalui foto ini bisa menjadi pengetahuan untuk kita semua, bahwa foto bisa di manipulasi tergantung niat baik dan buruknya orang yang memanipulasi gambar tersebut,” jelasnya.

Hadi meneruskan, dari sisi positifnya foto tersebut secara tidak langsung juga bertujuan untuk mengenalkan seni serta kekayaan budaya yang ada di daerah, seperti halnya Istana Kuning, dan Masjid Agung Sukamara yang merupakan satu-satunya masjid terbesar dan termegah di Kabupaten Sukamara.

Untuk diketahui Ustaz Abdul Somad sendiri memang dijadwalkan akan mengisi tausiah di Kalimantan Tengah dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Ulama kharismatik yang identik dengan ciri khas ceramahnya yang lucu dijadwalkan akan berkunjung ke tiga Kabupaten di Kalteng, yakni Kabupaten Seruyan, Kabupaten Kotawaringin Barat, dan Kabupaten Sukamara pada hari ini, 2 Desember 2019. (lan/uni/nto)

Loading...

You Might Also Like