Ilustrasi. (foto: net)


SAMPIT - Selama sepekan terakhir, cuaca di Kota Sampit dan sekitarnya terasa lebih panas. Baik siang maupun malam, meski ada turun hujan.

Kepala BMKG Kotim Nur Setiawan mengaku, Sampit beberapa hari terakhir tidak mengalami hujan dikarenakan adanya pusat tekanan rendah di samudra pasifik sebelah timur di Filipina yang akhirnya membentuk siklon pada tanggal 28 November 2019 lalu.

"Ini sangat berdampak pada pertumbuhan awan di wilayah kotim di mana masa uap air ditarik menuju ke pusat tekanan rendah," jelasnya kepada Kalteng Pos, Sabtu (30/11).

Dia menambahkan pula, seminggu terakhir ini tercatat adanya hujan sebanyak 3 hari. "Selain itu saat ini wilayah Kotim masih memasuki musim peralihan jadi wajar saja jika intensitas hujannya masih tidak terlalu tinggi dan menyebabkan cuaca panas yang mengakibatkan udara panas jika masuk malam hari," paparnya.

Dikatakannya, cuaca panas bisa disebabkan karena jumlah awan yang sedikit sehingga panas matahari langsung mengenai permukaan bumi. “Atau juga bisa karena siklon tadi, jadi uap air di udara tertarik ke pusat siklon sehingga wilayah Kotim kekurangan uap air yang mengakibatkan udara panas,” terangnya.

Dia mengungkapkan, pada malam hari suhu udara berkisar 22- 25 derajat selcius, untuk suhu udara panas biasanya terjadi pada siang hari sekitar jam 10.00 - 14.00 WIB. “Saat ini faktor utama yang menyebabkan Kotim mengalami hujan yang jarang adalah karena adanya siklon tropis di samudra pasifik sebelah timur Filipina,"tutupnya.

Salah satu warga Baamang Tengah Sri Dahlia mengatakan biasanya pada malam hari dirinya tidak menggunakan kipas angin, namun pada sepekan ini hampir setiap malam kipas angin selalu digunakan. "Panas bukan saja terjadi pada malam hari, siang hari pun juga tetap panas. Jika dilihat dari alam, mendung sering terjadi namun hujan belum juga terjadi,"jelasnya kepada Kalteng Pos, Sabtu (30/11).

Diakuinya, panas yang terjadi ini memang tidak seperti pada musim kabut beberap waktu lalu menyelimuti Kotim. "Saya katakan panas cuaca kali ini sungguh luar biasa panasnya, tidurpun terasa sulit tentunya,"pungkasnya. (rif/nto)

Loading...

You Might Also Like