Sekda Kalteng Fahrizal Fitri mewakili Gubernur Sugianto Sabram didampingi Kepala BKD Katma F Dirun dan bebetapa kepala dinas saat mengecek pusat pelayanan administrasi di kantor BKD Kalteng.


PALANGKA RAYA - Gubernur Kalteng Sugianto Sabran diwakili Sekda Provinsi Kalteng Fahrizal Fitri resmikan pusat pelayanan administrasi kepegawaian, Kamis (21/11). Pusat pelayanan tersebut untuk mempermudah layanan kepegawian se Kalteng.

 

Kepala BKD Kalteng Katma F Dirun mengatakan, pelayanan publik di bidang kepegawaian menjadi perhatian serius Gubernur Kalteng Sugianto Sabran. Karena itu, gubernur meminta agar pelayanan terhadap kepegawaian, baik kenaikan pangkat dan administrasi kepegawaian lainnya dapat dilakukan secara tepat, cepat, dan transparan.

"Dengan telah diresmikannya pusat pelayanan adminisrrasi kepegawaian oleh Pak Gubernur Sugianto Sabran yang diwakili pak Sekda, maka sistem sudah jalan dan terpusat dalam data base," ucap Kepala BKD Kalteng Katma F Dirun.

 

Pusat pelayanan tersebut  mempermudah pelayanan kepegawaian. Sebab, nanti ada Simpegda atau sistem pelayanan kepegawiaan daerah dan Sitaguh yang merupakan kepanjangan dari Sistem Aplikasi Terampil dan Tangguh.

 

"Sitaguh merupakan sistem aplikasi pelayanan mandiri kepada pegawai negeri. Dan ini kami hadirkan untuk memudahkan pelayanan kepegawaian sesuai dengan arahan dan petunjuk dari Gubernur Sugianto Sabran," ujarnya.

 

Banyak kemudahan yang didapat pegawai dengan penggunaan Sitaguh tersebut. Selain itu, juga menghindari praktik-praktik kotor dalam kepengurusan kenaikan jabatan, pangkat, dan tugas belajar. Pasalnya, semua dilakukan secara online dan terbuka. "Mengurus izin belajar, mengurus jabatan fungsional, dan pangkat serta sebagainya akan sangat mudah melalui sistem ini. Karena pegawai bisa mengajukan secara mandiri melalui sistem aplikasi ini," ujarnya.

 

Pegawai tinggal mengisi data dan mengupload dokumen yang diminta sesuai kebutuhan. Dan ada sistem yang memverifikasi untuk data yang dimasukan. Selain itu, BKD juga telah mempunyai WA center dan video call center. "Jika ada data yang tidak sesuai dan kurang, maka dia tidak akan bisa melanjutkan. Untuk keabsahan dokumen dalam aplikasi ditandai dengam adanya barcode dan tanda tangan pihak terkait sudah ada didalamnya. Dan bagi yang jauh kita ada layanan WA dan video call center," ungkapnya.

 

Sementara itu, Sekda Kalteng Fahiral Fitri mengapresiasi dan meminta agar sistem pelayanan kepegawaian terus ditingkatkan. Dengan begitu, proses pengurusanan administrasi kepegawaian lebih mudah, cepat, dan transparan.

 

"Kepegawaian ini paling banyak urusan. Saya juga tanda tangan terkait di BKD Kalteng paling banyak, karena ada yang mutasi, naik pangkat, izin belajar, dan lainnya," kata Fahrizal.

 

Dia berharap, data yang ada dapat dikelola dengan baik. Dan juga dapat memberikan kemudahan bagi pegawai yang ingin mengurus administrasi kepegawaian tersebut. "Kita harap data yang sudah ada diintegrasikan dengan kabupaten, sehingga tidak double dengan yang ada di provinsi. Dan kami meminta administrasi kepegawaian terus ditingkatkan," pungkasnya. (arj)

Loading...

You Might Also Like