Laga Kalteng Putra vs Semen Padang sore ini ibarat final bagi kedua tim. Kalteng Putra sendiri bertekad memutuskan catatan buruk laga tandang musim ini. (FOTO : DOK/KALTENG POS)


PALANGKA RAYA-Kalteng Putra akan melakoni laga superberat menghadapi Semen Padang di pekan ke-28 Liga 1. Bermain di Stadion Sultan Agus Salim, nanti malam (21/11), Laskar Isen Mulang -julukan Kalteng Putra punya target tinggi.

Menang, satu kata yang ditegaskan oleh Pelatih Kalteng Putra Gomes de Olivera kepada awak media dalam jumpa pers di Padang, kemarin.

Akan tetapi, tim kebanggaan masyarakat Kalteng ini dihantui catatan buruk saat bermain tandang. Sepanjang 14 laga tandang, Sukadana dkk hanya 2 kali menang, dan 1 kali imbang. Sementara 11 laga lainnya berakhir dengan kekalahan dan kebobolan 29 gol. Mirisnya, hasil 2 kali menang dan 1 kali imbang diraih Kalteng Putra hanya saat awal kompetisi bergulir.

Laga ini ibarat final bagi kedua tim. Kalteng Putra sendiri bertekad memutuskan catatan buruk laga tandang musim ini.

"Kami ingin memenangkan pertandingan. Saya tekankan kepada pemain agar punya ambisi besar untuk mencetak gol,” ucapnya.

Dalam lima pertandingan terakhir, Kalteng Putra meraih 2 kali kemenangan dan 3 kali kekalahan. Catatan itu masih lebih baik jika dibandingkan hasil yang diraih Kabau Sirah – julukan Semen Padang. Dalam lima laga terakhir, mereka menelan 3 kali kekalahan dan 2 kali bermain imbang.

Pada papan klasemen sementara, Kalteng Putra berada pada posisi 17 dengan mengoleksi 25 poin, sedangkan Semen Padang berada pada posisi 18 dengan mengumpulkan 24 poin. Satu tim lain yang menemani di zona degradasi adalah Perseru Badak Lampung, yang secara dramatis kalah dari tuan rumah Persela Lamongan 1-0 melalui gol M Zaenuri di menit- 94, dalam laga yang berlangsung kemarin sore (20/11).

"Saya yakin pertandingan ini akan menarik, karena kedua tim sama-sama mengincar kemenangan untuk bisa keluar dari zona merah. Kami akan menampilkan pertandingan terbaik dan menghibur," tutur Gomes.

Persiapan tim, kata Gomes, saat ini sudah cukup baik. Kemenangan melawan PSM Makassar di Stadion Tuah Pahoe menjadi tolok ukur kemajuan dalam segi permainan dan mental bertanding.

“Itu (laga melawan PSM, red) tentu menjadi motivasi bagi pemain untuk berjuang meraih kemenangan dan keluar dari zona degradasi.

Dengan membawa 18 pemain, Kalteng Putra akan bekerja keras di kandang lawan, meski tanpa diperkuat tiga pemain andalan. Patrich Wanggai menjalani sanksi disiplin. Abanda terkena sanksi akumulasi kartu. Sementara Elthon Maran tak bisa bermain karena harus mendampingi sang istri yang sedang hamil besar.

"Absennya Patrich Wanggai tentu sangat berpengaruh di lini depan, karena dikenal pemain yang sangat berani dan memiliki kualitas," ungkap pelatih asal Brasil itu.

“Saya juga meminta kepada para pemain untuk memanfaatkan sekecil apa pun peluang. Jika ada kesempatan, maka harus dimanfaatkan untuk menjadi gol," tambahnya.

Terpisah, Pelatih Semen Padang Eduardo Almeida menegaskan bahwa timnya akan memanfaatkan laga kandang untuk mengamankan tiga angka.

Jika tidak, maka akan semakin menyulitkan tim untuk menjaga asa keluar dari zona merah.

“Saya tidak mau lagi kecewa saat bermain di kandang. Wajib untuk meraih tiga poin sekaligus memberikan yang terbaik untuk suporter tuan rumah," pungkasnya.

Salah satu mantan pemain Kalteng Putra yang saat ini memperkuat Semen Padang, Yoo Hyun Koo mengatakan, saat dimintai komentar terkait laga menghadapi mantan timnya mengatakan, dirinya akan bermain profesional dan berjuang untuk tim yang sedang dibelanya saat ini."Saya tidak akan memikirkan pernah bermain untuk tim mana pun, termasuk Kalteng Putra. Yang pasti saya akan berusaha bersama rekan-rekan agar bisa meraih kemenangan atas tim tamu Kalteng Putra," tegasnya. (nue/ce/ram)

Loading...

You Might Also Like