Eveready Noor


MUARA TEWEH – Pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di 20 desa wilayah Kabupaten Barito Utara, Selasa (12/11) lalu, sudah selesai digelar. Namun hasilnya, ada sejumlah calon kepala desa yang tak terpilih, tidak terima hasilnya dan melakukan protes. Bahkan sampai menggugat.

Plt Kadinsos PMD Kabupaten Barito Utara Eveready Noor menanggapi hal tersebut. Menurut Eveready, jika ada gugatan, pihaknya akan mempelajari titik permasalahannya dulu. Namun, hingga Jumat (15/11), pihaknya belum menerima laporan atau permintaan pemungutan suara ulang (PSU).

"Begitu perhitungan suara, merasa tidak terpilih lalu protes. Kenapa tidak dari awal protes-protes, misalnya tidak boleh begini-begini dan lain sebagainya. Coba kalau menang, mungkin dia tidak akan protes," tegasEveready Noor, Jumat (15/11) lalu.

Eveready Noor berpendapat, pilkades yang sudah dilaksanakan beberapa waktu lalu, sudah berjalan aman, tertib dan lancar. Walaupun ada beberapa kendala yang terjadi di lapangan.

"Permasalahannya seperti DPT. Ada warga terdaftar tapi sudah bukan warga di situ karena pindah kependudukan. Permasalahan yang kedua ialah warga yang tidak terdaftar dalam DPT, tapi mempunyai KTP dan ia warga baru," ungkapnya.

Padahal, panitia pemilihan di desa sudah mengumumkan sampai pemilih sementara dan pemilih tambahan.  "Kelihatannya masyarakat ada yang mendaftar dan ada yang tidak mendaftar. Saat hari H-nya, karena itu berdasarkan perbup bahwa yang memiliki hak suara ialah yang terdaftar di DPT bukan dengan KTP. Kadang-kadang warga pindah penduduk tapi tidak melapor ke desa sehingga tidak terdaftar dalam DPT, pas hari H baru menuntut haknya," ujar Eveready.

Kendala-kendala seperti itu, diungkapkan pria berkacamata tersebut, sebagai bahan evaluasi untuk tahun 2022. Karena saat itu, ada 73 desa yang akan melakukan pilkades serentak. "Ini sebagai bahan evaluasi. Kami akan melaksanakan rakor menghadirkan camat se-Barito Utara dan beberapa kepala desa, terkait perpindahan penduduk.

Sebab, ada kemudahan dari Disdukcapil bahwa jika pindah kependudukan, silahkan saja bawa KK dan KTP, maka akan langsung diproses," tegasnya. (adl/ens)

Loading...

You Might Also Like