Ketua Umum Partai Gelora, Anis Matta menyerahkan SK pengurus kepada Ketua DPW Partai Gelora Kalteng Elyas yang didampingi Sekretaris Budi Santoso, Bendahara Aris Wiboso, Ahad (10/11) di Jakarta. (FOTO PARTAI GELORA UNTUK KALTENG POS)


PALANGKA RAYA – Partai Gelora (Gelombang Rakyat Indonesia) siap terlibat dalam Pilkada Gubernur Kalteng dan Bupati di sejumlah kabupaten.  Meski partai baru, namun pengurusnya adalah para politisi yang sudah berpengalaman.

“Kami DPW Partai Gelora Kalteng siap terlibat dari Pilkada 2020. Keterlibatan kami tak sekadar meramaikan, tapi akan memberikan dukungan kepada salah satu pasangan calon,” kata Ketua DPW Partai Gelora Kalteng, Elyas.

Pengurus DPW Partai Gelora Kalteng yang terdiri dari Elyas (ketua), Budi Santoso (Sekretaris), Aris Wibowo (Bendahara) resmi dilantik bersama 33  DPW se-Indonesia, di Jakarta, 10 November 2019. Ketiganya sudah puluhan tahun berkiprah di dunia politik. Bahkan Budi Santoso sempat duduk sebagai anggota DPRD Kalteng.

“Saat ini sudah ada 80 persen DPD kabupaten yang siap dilantik. Target kami akhir bulan November ini, sudah terbentuk pengurus DPD se-Kalteng,” ujar Elyas yang juga seorang penggiat lembaga sosial ini.

Target berikutnya adalah pembentukan pengurus di tingkat kecamatan. Elyas menargetkan pada bulan Januari 2020, semua pengurus tingkat kecamatan ini akan terbentuk.  Ia mengaku optimis, apalagi dengan pengalaman dan jaringan yang dimiliki para pengurus yang ada.

Dengan terbentuknya pengurus sampai tingkat kecamatan, maka Partai Gelora akan mampu berkontribusi terhadap calon gubernur dan bupati yang didukung untuk mendulang suara. Apalagi didukung pengurus-pengurus yang sudah berpengalaman, mesin partai akan mudah digerakan.

Partai Gelora yang lahir tanggal 28 Oktober 2019 dan dideklarasikan pada 10 November 2019 dipimpin oleh Anis Matta (Ketua Umum), Fahri Hamzah  (Wakil Ketua Umum), Mahfud Siddik (Sekretaris). Partai ini merupakan partai nasionalis terbuka.

“Pilihan tanggal ini, memiliki makna sendiri. Tanggal 28 Oktober yang bertepatan dengan sumpah pemuda sebagai simbol kelahiran bangsa. Sedangkan tanggal 10 November dipilih, sebagai simbol mencari pahlawan untuk masa depan Indoensia,” ujar Elyas.

Ditanya tentang visi partai, Elyas menyampaikan Partai Gelora ini memiliki visi memperjuangkan Indonesia menjadi kekuatan 5 dunia. Sesuai dengan visi itu, maka misinya adalah mengajak rakyat Indoensia dari berbagai elemen membantu mendorong Indoensia menjadi kekuatan 5 dunia. (sma/CTK)

Loading...

You Might Also Like