Punding S Merang


KUALA KURUN Masih ditemukannya kasus pelecehan seksual anak di bawah umur di Kabupaten Gunung Mas menjadi perhatian khusus para wakil rakyat. Guna menanggulangi pergaulan bebas, para orang tua diminta aktif membina dan mengawasi pergaulan anak-anaknya.

Anggota DPRD Gunung Mas, Punding S Merang mengatakan, dewasa ini pergaulan anak makin sulit dikontrol seiring pesatnya kemajuan teknologi informasi.

“Sekarang teknologi sangat berpengaruh terhadap pribadi maupun prilaku anak. Apalagi usia remaja sangat rentan terpengaruh hal-hal negatif," bebernya, belum lama ini

Politikus Partai Golongan Karya (Golkar) itu mengatakan, kini anak di bawah umur bukan hanya menjadi korban pelecehan saja, melainkan ada pula yang menjadi pelaku.

"Agar anak tidak salah jalan, maka dibutuhkan peran aktif orang tua untuk membina sekaligus mengawasi pergaulan anak-anaknya," ujar Punding.

Dirinya menuturkan, banyak faktor yang membuat anak di bawah umur bisa melakukan tindakan asusila, salah satunya yaitu terpengaruh lingkungan yang kurang baik.

"Lingkungan sangat berpengaruh terhadap pergaulan anak, karena sikap atau karakter seorang anak bisa terbentuk dari pergaulan," jelasnya.

Dia menambahkan, diperlukan adanya pembinaan anak secara intens. Contohnya orang tua selalu memberikan perhatian dan kasih sayangnya agar si buah hati tidak terpengaruh hal negatif.

"Penting juga melakukan pembinaan secara mental, psikologis hingga spiritual. Sehingga anak tidak mudah terpengaruh lingkungan dan bisa membedakan hal yang salah," pesannya. (okt/uni/nto)

Loading...

You Might Also Like