Anggota DPRD Kalteng, Irawati


PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kalteng Irawati mengatakan masalah pendidikan dan kesehatan masih menjadi perhatian serius dan harus segera ditindaklanjuti di Kalteng saat ini, sebagai upaya pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.

“Kami berharap ke depan untuk penerimaan PNS ataupun tenaga honorer baik tenaga guru maupun kesehatan, untuk lebih mengutamakan putra daerah,” katanya kepada Kalteng Pos, Minggu (10/11).

Menurutnya, hal itu bertujuan untuk meminimalisir kekurangan tenaga kesehatan maupun tenaga guru, khusus yang berada di daerah pelosok. Karena banyak mengalami kekurangan selama ini.

“Terkadang baik ASN maupun tenaga honorer kemudian minta pindah dengan alasan yang bervairasi, setelah dinyatakan lulus tes. Ini yang tidak kita inginkan,” ungkap olitikus Partai PDI Perjuangan tersebut.

Dengan demikian, terang Irawati tentu akan berdampak pada kurangnya tenaga pendidik dan kesehatan pada suatu daerah, sehingga pembangunan dibidang pemdidikan tidak berjalan dengan baik.

“Beberapa kali saat kunjungan, kami masih menemukan ada daerah yang sangat dibutuhkan dua tenaga tersebut, karena memang mengalami kekurangan,” tegasnya.

Oleh karena itu dirinya berharap kepada PNS maupun honor jangan langsung minta pindah dengan alasan apapun. Sebab menjadi ASN harus siap mengabdi kapan dan dimanapun ditugaskan.

“Harus ada aturan yang lebih tegas untuk ASN maupun tenaga honorer, agar tidak mudah untuk minta pindah setelah lulus,” harap Irawati.

Dengan tidak adanya guru-guru yang pindah dari tempat yang sudah ditugaskan tersebut, maka membuat pendidikan pasti akan berkualitas dan anak-anak di desa sangat membutuhkan pendidikan yang bermutu.

“Pemerintah ke depan juga harus memperhatikan ini, supaya ASN atau honor tidak gampang minta pindah. Karena yang kesulitan adalah warga yang berada dipelosok,” tuturnya. (nue/ari/nto)

Loading...

You Might Also Like