ILUSTRASI/NET


PURUK CAHU - Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura) akan memaksimalkan peran posyandu untuk menekan angka stunting di Bumi Tira Tangka Balang itu.

Wakil Bupati Mura Rejikinoor mengatakan, stunting merupakan perhatian besar secara nasional saat ini. Salah satu langkah yang harus diambil yakni meningkatkan peran posyandu di tingkat desa dan kelurahan. 

"Pemkab Mura saat ini melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) terus melakukan beberapa langka dalam rangka menekan angka stunting. Salah satunya dengan memaksimalkan peran posyandu," kata Rejikinoor, Jumat (8/11) lalu.

Menurut wabup, langkah itu terbukti mampu menurunkan angka stunting di Mura. Berdasarkan data yang dihimpun Dinkes Mura dari tahun sebelumnya ada 606 kasus stunting, dan turun menjadi 400 kasus stunting pada tahun 2019. 

Ditambahkannya, Pemkab Mura juga telah mengalokasikan dana sebesar Rp 25 juta per tahun bagi setiap desa untuk mengatasi kasus stunting. "Kita mengalokasi dana, baik itu dari APBN, APBD dan Dana Desa (DD) sebagai bentuk keseriusan Pemkab Mura dalam mengatasi kasus stunting setiap tahun," tegas Rejikinoor. (her/ens)

Loading...

You Might Also Like