Para pemain Manchester United melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang lawan. (BEN STANSALL/AFP)


LONDON - Musim penuh pertama Ole Gunnar Solskjaer sebagai tactician Manchester United mirip dengan Jose Mourinho. Di Premier League, dalam matchweek kesebelas, United era Solskjaer dan Mourinho sama-sama terlempar dari zona Liga Champions.

Nah, Mourinho memiliki strategi supaya United bisa merasakan Liga Champions pada musim selanjutnya tanpa harus finis empat besar di Premier League. Yakni, memenangi Liga Europa. Jalan itulah yang kini berusaha ditempuh The Red Devils era Solskjaer.

Apalagi, Ashley Young dkk telah memastikan lolos ke fase knockout bersama empat klub lain kemarin (8/11). Selain United dari grup K, ada Sevilla (grup A), FC Basel (grup C), Celtic (grup E), dan RCD Espanyol (grup H).

United memastikan lolos setelah meraih kemenangan keempat di matchday keempat. Mereka menekuk FK Partizan di Old Trafford dengan tiga gol tanpa balas. Seluruh gol merupakan kreasi front three United, Mason Greenwood (22’), Anthony Martial (33’), dan Marcus Rashford (49’). Itulah victory terbesar United musim ini sejak menggunduli Chelsea 4-0 dalam matchweek pertama Premier League (11/8).

’’Aku ingin kami terus memenangi laga (di Liga Europa) karena trofi Premier League semakin jauh dari jangkauan,’’ kata Solskjaer kepada Manchester Evening News. Saat ini United tertinggal 18 poin (13-31) dari Liverpool di puncak klasemen.

Selain Liga Europa, Solskjaer memberi atensi lebih dalam pada Piala Liga dan Piala FA. Jika Piala FA baru dimainkan awal bulan depan, di Piala Liga, United ditantang klub kasta keempat Colchester pada perempat final.

’’Trofi apa pun yang bisa kami dapatkan, kami akan terus berusaha (meraihnya). Tapi, kami tentu akan meningkatkan performa kami di Premier League,’’ tegas pelatih yang kini mencatat persentase kemenangan 50 dalam 46 laga bersama United tersebut.

Menurut Solskjaer, ada beberapa aspek bagus United di Eropa yang diharapkan bisa menular ke kompetisi domestik. Selain kembali subur di lini serang, gawang United yang selalu dipercayakan kepada Sergio Romero belum kebobolan.

Mantan rekan setim Solskjaer semasa masih aktif main di United, Paul Scholes, menyebut masih ada poin penting yang tidak bisa dilupakan dari kemenangan The Red Devils kemarin. Yakni, bek termahal dunia milik United, Harry Maguire, terlihat lebih solid dengan Marcos Rojo sebagai pendampingnya. Victor Lindelof yang biasa menjadi tandem Maguire absen karena masalah kebugaran.

’’Aku rasa dia (Maguire) butuh orang yang cepat, yang lebih kuat, dan lebih agresif di depannya. Rojo memperlihatkannya hari ini (kemarin, Red),’’ tutur Scholes yang menjadi pandit BT Sport. (net/jpnn)

Loading...

You Might Also Like