Petugas saat mengevakuasi temuan mayat di Desa Kenawan, Kecamatan Permata Kecubung, Kabupaten Sukamara, Kamis (7/11) malam.


SUKAMARA – Warga Desa Kenawan, Kacamatan Permata Kecubung, Kabupaten Sukamara dibuat heboh dengan temuan mayat pria yang membusuk di parit pinggir jalan, Desa Kenawan Kamis (7/11). Mayat pertama kali ditemukan seorang warga bernama Emoi, sekitar pukul 23.00 WIB.

Identitas mayat diketahui bernama Wagiyo (36), warga Jalan Wates, Desa Plosorejo, Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar. Saat ditemukan, korban menggunakan baju hitam ungu dan memakai celana jeans pendek hitam.

Kapolres Sukamara AKBP Sulistyono melalui Kasatreskrim Polres Sukamara Iptu Triyono Raharja mengatakan, saat ditemukan, mayat sudah dalam kondisi membusuk dan tersandar di dinding parit, dengan wajah sudah tidak dikenali, dan kulit sebagian mengelupas karena pembusukan.

“Mayat pertama kali ditemukan oleh seorang warga desa saat dalam perjalanan menuju Desa Kenawan, yang curiga mencium bau busuk,” ujar Kasatreskrim Polres Sukamara Iptu Triyono Raharja.

Triyono menjelaskan, karena curiga saksi kemudian mencari asal bau busuk tersebut dan mendapati sesosok mayat laki-laki yang kepalanya telah ditutupi oleh belatung.

Selanjutnya saksi Emoi menghubungi kepala desa setempat, dan melaporkan kejadian tersebut kepada bhabinkamtibmas Desa Kenawan. Menindaklanjuti informasi kejadian, Kapolsek Permata Kecubung langsung mendatangi TKP dan dilakukan olah TKP.

“Dari hasil olah TKP, ditemukan serpihan sepeda motor berupa lampu dan pecahan body motor, namun sepeda motor tidak ada ditemukan di TKP. Selain itu didapati pembatas jalan dalam keadaan roboh diduga akibat ditabrak oleh ranmor,” jelasnya.

Kepolisian juga mendapatkan barang bukti berupa pakaian yang digunakan, telepon genggam, kartu keluarga, uang tunai, dan STNK motor. Untuk memudahkan identifikasi, Polres Sukamara juga mengimbau kepada masyarakat untuk berkoordinasi dengan kepolisian jika merasa ada keluarganya yang hilang.

“Saat ini jenazah masih berada di RSUD Lamandau, dan pihak kepolisian masih menghubungi keluarga korban yang berada di pulau Jawa,” pungkasnya. (lan/ami/nto)

Loading...

You Might Also Like