Hampir seluruh wilayah di Kalimantan Tengah sudah memasuki musim penghujan. Namun pada awal November ini, curah hujan ditafsir akan berkurang .


PALANGKA RAYA - Hampir seluruh wilayah di Kalimantan Tengah sudah memasuki musim penghujan. Namun pada awal November ini, curah hujan ditafsir akan berkurang akibat gangguan meteorologis fenomena cuaca.

Fenomena tersebut ialah siklon tropis, sebuah badai besar yang ditandai dengan timbulnya angin dan hujan lebat, secara umum terjadi didaerah tropis. Dengan adanya siklon tropis, curah hujan sedikit terganggu untuk wilayah Kalimantan.

"Siklon tropis yang berada di wilayah utara Indonesia di dekat Filipina, dimana uap air diduga menjadi tertarik ke arah utara Indonesia sehingga potensi hujan di Kalimantan sendiri menurun," kata Prakirawan BMKG kalteng Cindy Arnelta Putri. Jumat (8/11).

Dengan adanya gangguan iklim tersebut, daerah Kalteng bagian selatan yang belum mengalami hujan secara merata terkena dampaknya, terlebih daerah yang belum diguyur hujan. Di wilayah Kalimantan Tengah dalam 24 jam terakhir sudah 375 titik hotspot ditemukan.

"Daerah tersebut merupakan daerah yang sangat rawan terjadinya karhutla dan merupakan sumber titik api terbanyak di Kalteng," tambahnya. (ard)

Loading...

You Might Also Like