ILUSTRASI/NET


KUALA KAPUAS - Polsek Kapuas Murung berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan sesuai laporan polisi LP/16/XI/2019/RES.1.8./KALTENG/RES KPS/SEK KPS MRG tertanggal 5 November 2019. Pelapornya adalah Hendrik (23) selaku asisten maintenance alat yang merupakan warga RT 02, Desa Kalumpang, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas.

Kapolsek Kapuas Murung Iptu Subandi membenarkan, pihaknya berhasil membekuk tersangka Tomy Jepisa dan Gatot, Selasa (5/11) pukul 09.00 WIB di persembunyiannya. Keduanya dibekuk karena diduga sebagai pelaku pencurian solar dan aki. "Para tersangka itu diamankan tanpa perlawanan, dan saat ini dalam proses selanjutnya," kata Iptu Subandi, Jumat (8/11).

Kapolsek menjelaskan, dua tersangka itu beraksi dua kali di Desa Sri Mulya, F-2  PT Globalindo Agung Lestari (GAL), Blok L-61 Divisi IV Estate Lamunti Timur, Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas.

Peristiwa itu terjadi Sabtu 26 Oktober 2019 sekitar pukul 06.30 WIB. Awalnya, operator Supriyatno hendak bekerja. Ketika mengontrol mesin dan melihat tutup tangki solar alat berat sudah dirusak. "Diperkirakan isinya kurang lebih 60 liter solar dengan kerugian Rp 600 ribu," ungkapnya.

Pada hari Selasa 29 Oktober 2019 pukul 06.30 WIB, ketika operator hendak bekerja, ternyata dua aki merk GS 75 Ampere warna hijau yang terpasang di ekskavator cutterpilar sudah tidak ada di tempatnya. Akibatnya, pihak perusahaan mengalami kerugian Rp6 juta.

"Akibat kejadian tersebut pelapor mengalami kerugian materi sebanyak Rp 6,6 juta. Selanjutnya melaporkan kejadian itu ke Polsek Kapuas Murung," tegasnya. (alh/ens)

Loading...

You Might Also Like