Rektor UPR Dr Andrie Elia


PALANGKA RAYA-Dimulai hari ini (9/11), Universitas Palangka Raya (UPR) akan melaksanakan sejumlah kegiatan yang dirangkai dalam rangka memeriahkan Dies Natalis ke-56 UPR. Kegiatan yang digelar, antara lain senam Tobelo, kejuaraan golf, lomba menyanyi mars UPR, lomba kebersihan kampus, lomba memasak, pemilihan dosen dan tenaga administrasi berprestasi, serta seminar dan dialog publik atau kuliah umum yang dilaksanakan hari ini dan besok.

“Ada sebanyak sembilan kegiatan untuk memeriahkan Dies Natalis ke-56 pada tahun ini,” jelas Rektor UPR Dr Andrie Elia, kemarin.

Dies Natalis tahun ini dipastikan akan lebih meriah dari tahun-tahun sebelumnya, karena melibatkan semua unsur sebagai pelaksana kegiatan maupun peserta kegiatan. Adapun tema yang diangkat dalam Dies Natalis ke-56 UPR tahun ini yakni “Membangun dan Memperkukuh Kebersamaan Civitas Akademika Menuju UPR Jaya Raya”.

“Semua kegiatan akan dipusatkan di halaman Rektorat UPR. Dan ini merupakan kegiatan terbesar sejak UPR berdiri pada 10 November 1963. Kepada panitia saya meminta agar pada Dies Natalis ke-56 kali ini semua kegiatan harus bernuansa kebersamaan. Karena itu, semua cabang lomba tidak membedakan antara dosen, tenaga pengajar, tenaga administrasi, atau mahasiswa,” tandasnya.

Sementara, puncak perayaan Dies Natalis kali ini akan ditandai dengan digelarnya apel besar di halaman utama Rektorat UPR pada Senin (11/11). Dalam upacara itu, Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran akan dipercayakan menjadi inspektur upacara (Irup).

“Gubernur adalah Ketua Dewan Penyantun dan Ketua Dewan Pertimbangan UPR. Ini berdasarkan statuta UPR maupun Surat Keputusan Menristekdikti. Karena itulah kami meminta gubernur yang menjadi irup,” katanya.

Sejatinya acar puncak Dies Natalis ke-56 UPR dilaksanakan pada 10 November. Namun karena bertepatan dengan hari Minggu, panitia pun memutuskan untuk mengundurkan waktu pelaksanaannya ke hari Senin (11/11).

“Acara puncak dipastikan akan diikuti sekitar 17.000 lebih peserta, yang terdiri atas dosen, tenaga pengajar, tenaga administrasi, dan mahasiswa UPR,” pungkasnya. (pri/ram)

Loading...

You Might Also Like