Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian (kedua kiri) saat serah terima jabatan dari pejabat lama Tjahjo Kumolo (kedua kanan) saat serah terima jabatan di Kantor Kemendagri, Jakarta, Rabu (23/10/2019). Presiden Joko Widodo resmi melantik Tito Karnavian menjadi Menteri Dalam Negeri dalam jajaran Kabinet Indonesia Maju. (MIFTAHULHAYAT/JAWA POS)


Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian akan segera mengumpulkan seluruh kepala daerah di Indonesia. Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri Bahtiar mengatakan, semua kepala daerah akan berkumpul dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Forum Komunikasi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor pada Rabu (13/11) mendatang.

“Acara itu strategis untuk menyelaraskan visi-misi pemerintah pusat dan pemerintah daerah ke depan. Karena semua akan berbicara mengenai penyelarasan itu, agar seluruh pemda serempak mendukung program prioritas kita bersama,” kata Bahtiar dalam keterangan tertulis, Jumat (8/11).

Presiden Joko Widodo direncanakan akan membuka forum sinkronisasi itu. Wakil Presiden Ma’ruf Amin juga hadir mendampingi. Menurutnya, Rakornas akan dilaksanakan dalam delapan sesi dengan beberapa narasumber dari kementerian atau lembaga.

Bahtiar menuturkan, para narasumber akan memaparkan pokok pikiran terkait Program Prioritas Nasional yang dicanangkan pemerintah pusat. Semua materi itu akan dipaparkan kepada para kepala daerah sebagai bentuk sinkronisasi.

Misalnya pada sesi pertama bertajuk ‘Kebijakan Strategis 2020-2024’ yang akan diisi oleh empat menteri koordinator (menko). Mereka adalah Menko Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam) Mahfud MD, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut B Pandjaitan, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.

Selain itu pada sesi kedua dengan tajuk ‘Pembangunan SDM’, Kemendagri menghadirkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Menteri Sosial Juliari Batubara, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Menteri Agama Fachrul Razi.

“Dalam kesempatan itu, banyak pokok-pokok pikiran yang akan dijabarkan oleh berbagai narasumber terkait visi-misi Presiden Jokowi, karena kita tahu bahwa tidak ada visi-misi selain visi-misi Presiden, dan itu menyangkut program pemerintah hingga tahun 2024 nanti,” tukas Bahtiar.(jpc)

 

Loading...

You Might Also Like