Renson


PALANGKA RAYA - Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin melalui staff ahlinya Renson menyampaikan, kekerasan terhadap perempuan dan anak telah memberikan dampak negatif terhadap korban dan proses tumbuh kembang anak dalam kehidupan suatu keluarga.

Untuk itu, kekerasan kepada perempuan dan anak yang seringkali terjadi di rumah tangga yang berdasarkan faktanya bukan hanya kekerasan fisik, tapi juga kekerasan psikis, seksual bahkan terjadi penelantaran, harus dicegah sedini mungkin.

Menurut dia, faktor penyebab kekerasan ini sendiri dipicu oleh salah persepsi bahwa wajar melakukan kekerasan terhadap perempuan dan anak sebagai salah satu cara mendidik anak yang dinilai efektif.

 “Selain itu disebabkan oleh faktor budaya dan kemiskinan sehingga menimbulkan kekerasan, eksploitasi, diskriminasi dan perampasan hak perdata perempuan dan anak,” ucapnya di Ruang Rapat Peteng Karuhei II, Kamis (7/11).

Menurutnya, pihaknya terus berupaya memecahkan permasalahan, mencegah dan menangani kekerasan terhadap anak dan perempuan dengan program melakukan pencegahan dini yang kompleks, sehingga mampu mengurangi faktor penyebab kekerasan dengan cara mendayagunakan sumber daya manusianya secara optimal. Pihaknya berharap, berbagai kegiatan pencegahan yang dilakukan pemko dapat mengurangi dan mencegah terjadinya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). (*ahm/ami/iha/CTK)

Loading...

You Might Also Like