KESEPAKATAN : Ketua DPRD Barito Utara Hj Mery Rukaini menandatangani berita acara persetujuan Rancangan APBD 2020 pada sidang paripurna di Aula DPRD Barito Utara, Kamis (7/11).


MUARA TEWEH - Fraksi Demokrat di DPRD Barito Utara melalui juru bicaranya, Iqbal Reza Erlanda menyampaikan pendapat akhir terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020. Hal itu disampaikan saat rapat paripura dewan di Aula DPRD Barito Utara, Kamis (7/11).

Iqbal menerangkan, setelah melewati rangkaian pembahasan terhadap Raperda APBD Batara 2020, ada beberapa catatat yang perlu disampaikan. “Secara umum, agar serapan APBD tepat sasaran dalam rangka peningkatan kualitas pembangunan dan kelangsungan hidup masyarakat Barito Utara yang sejahtera di berbagai aspek, seperti aspek kesehatan, pendidikan dan pelayanan publik,” jelasnya.

Selanjutnya, pihaknya menyarankan agar penguatan sinyal untuk kebutuhan masyarakat di pendalaman. Seperti Desa Karendan, agar segera direalisasikan dari anggaran yang tersedia sesuai kesepakatan.

“Terkait dengan tempat-tempat wisata yang sudah dibenahi, tentu akan menarik banyak para pengunjung. Tapi sampah pun semakin banyak yang akan merusak keindahan tempat wisata. Kami berharap supaya penanganan sampah ini terorganisir dengan baik,” kata Iqbal, kemarin.

Catatan selanjutnya, masalah jalan dan jembatan yang dananya telah terakomodir pada APBD 2020. Disarankan, agar dapat dilaksanakan dengan baik dan diselesaikan sesuai waktu yang ditentukan. “Poin yang sudah berulang kali kami sampaikan untuk penyedian guru agama Islam di tingkat sekolah dasar, namun sampai saat ini masih belum terpenuhi sesuai dengan yang diharapkan,” akuinya.

Catatan terakhir, mengenai petugas kesehatan. Pihaknya meminta agar petugas yang ditempatkan di desa jangan sering meninggalkan tugasnya dan tidak ditampung pada kecamatan. (adl/ens)

Loading...

You Might Also Like