Penyakit Psoriasis. Foto Flystock/Shutterstock


Psoriasis merupakan penyakit autoimun yang menyerang bagian kulit, dan merupakan penyakit kronis yang bisa hilang timbul atau bersifat kambuhan. Bisa dibilang, penyakit ini juga cukup umum terjadi.

Meski begitu, Anda sama sekali tak boleh meremehkan psoriasis. Sebab, komplikasi yang ditimbulkannya bisa berakibat fatal. 

Psoriasis, tanda dan gejalanya

Psoriasis ditandai dengan siklus kehidupan sel-sel kulit yang lebih cepat dari biasanya, yakni dalam jangka waktu harian, bukan bulanan seperti seharusnya.

Akibatnya, sel kulit baru akan bertumpuk dengan sel kulit lama pada permukaan kulit, sehingga tampak seperti lapisan tebal yang membentuk bercak merah dan bersisik. Selain itu, dapat disertai juga dengan sensasi gatal dan terkadang rasa nyeri.

Tanda dan gejala psoriasis yang sering terjadi, antara lain:

Bercak merah yang ditutupi sisik tebal keperakan

Bintik kecil yang bersisik (lebih sering pada anak-anak)

Kulit yang kering, pecah, dan terkadang mengalami perdarahan

Rasa gatal, terbakar, atau nyeri

Kuku yang menebal, berlubang, atau bergerigi

Sendi yang bengkak dan kaku

Psoriasis dibagi menjadi beberapa tipe. Akan tetapi, sebagian besar tipe psoriasis memiliki siklus kambuh selama beberapa minggu atau bulan, sebelum kemudian mereda untuk sementara waktu atau bahkan mengalami remisi total.

Hingga kini, penyebab psoriasis belum diketahui secara pasti. Namun, penyebabnya diduga kuat terkait dengan masalah sistem kekebalan tubuh.

Begitu juga dengan pengobatannya, hingga kini belum ada yang benar-benar dapat menyembuhkannya. Terapi penyakit ini lebih bertujuan untuk mengendalikan gejala dan keluhan yang dialami penderita, serta menghentikan sel-sel kulit yang tumbuh dengan cepat dan mengurangi risiko akibat peradangan yang terjadi.

Komplikasi psoriasis

Terkait komplikasi, psoriasis memang bisa membuat Anda lebih rentan mengalami beberapa penyakit tertentu, bahkan di antaranya cukup fatal. Ada pun penyakit-penyakit tersebut, yaitu:

Arthritis psoriasis. Hal ini disebabkan kerusakan pada sendi, sehingga beberapa sendi kehilangan fungsinya dan menimbulkan kelemahan. 

Gejala awal dapat berupa sendi yang merah dan bengkak. Sementara, tanda lain meliputi kekakuan dan nyeri, terutama setelah bangun pagi. Kondisi ini terjadi pada 30 persen dari semua kasus psoriasis. 

Gangguan mata seperti konjungtivitis, blefaritis, dan uveitis.

Belum diketahui jelas kaitan antara obesitas dan psoriasis. Tapi ada anggapan bahwa peradangan akibat obesitas berperan penting terhadap terjadinya psoriasis. 

Sebaliknya, psoriasis mengakibatkan penderita menjadi kurang aktif, sehingga meningkatkan kemungkinan bertambahnya berat badan.


Diabetes melitus tipe 2, sebab psoriasis dapat meningkatkan kadar insulin dan memicu terjadinya kondisi ini. Risiko penyakit ini akan meningkat seiring dengan bertambah parahnya psoriasis yang dialami.

Tekanan darah tinggi atau hipertensi. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko serangan jantung atau stroke di masa depan.

Orang dengan psoriasis berisiko dua kali lebih tinggi mengalami penyakit kardiovaskular. Selain itu, psoriasis dan konsumsi obat-obatan tertentu juga meningkatkan risiko denyut jantung yang tidak teratur, stroke, kolesterol tinggi, dan aterosklerosis.

Sindrom metabolik yang terdiri dari tekanan darah tinggi, kadar insulin yang tinggi, dan kadar kolesterol yang tinggi, sehingga turut meningkatkan risiko penyakit jantung.

Penyakit autoimun lainnya, seperti penyakit celiac, multipel sclerosis, lupus, dan penyakit peradangan usus yang dikenal sebagai penyakit Crohn, lebih sering menyerang orang dengan psoriasis.

Penyakit Parkinson. Kondisi ini disebabkan efek peradangan kronis pada jaringan saraf.

Psoriasis yang tingkat keparahannya sedang atau berat dapat meningkatkan risiko penyakit ginjal. 

Gangguan emosi seperti kecemasan dan depresi, sebab psoriasis dapat memengaruhi kualitas hidup penderitanya. Hal ini berkaitan dengan kepercayaan diri yang rendah, sehingga ada kemungkinan menarik diri dari lingkungan sosial.

Kini Anda sudah tahu jika berbagai komplikasi psoriasis dapat berakibat fatal. Karena itu, jika menderita psoriasis, pastikan Anda telah melakukan pemeriksaan ke dokter dan menjalani pengobatannya secara teratur. Dengan demikian, berbagai komplikasinya pun bisa dihindari.(MS/RH/klikdokter)

Editor :
Reporter :