Wiyatno


PALANGKA RAYA-Tak dapat dimungkiri bahwa kemajuan dan perkembangan suatu daerah sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah bersangkutan. Masyarakat yang berkualitas adalah masyarakat yang memiliki tingkat kesehatan yang baik. Oleh karena itu, dalam kerangka memajukan daerah, pembangunan sektor kesehatan tak bisa dipandang sebelah mata.

Mulai dari sarana prasarana hingga tenaga kesehatan. Kesejahteraan tenaga kesehatan di Kalteng ini sudah sepatutnya diperhatikan. Terkhusus mereka yang bertugas di wilayah pelosok. Perhatian mesti diberi secara merata agar tidak terjadi ketimpangan anatarsesama tenaga kesehatan.

 “Para tenaga kesehatan tentu menjadi ujung tombak pemerintah dalam melaksanakan pembangunan di bidang kesehatan,” kata Ketua DPRD Kalteng Wiyatno kepada awak media, beberapa waktu lalu.

Oleh karena itu, sudah sewajarnya kesejahteraan mereka harus mendapat perhatian, agar mereka dapat menjalankan tugas dengan baik dalam upaya mendukung program yang dijalankan pemerintah.

“Petugas kesehatan di daerah terpencil sangat berjasa dalam memenuhi hak-hak masyarakat untuk memperoleh pelayanan kesehatan dari pemerintah,” sebut politikus PDIP ini.

Harus diakui bahwa fasilitas kesehatan, khususnya di daerah terpencil, masih sangat terbatas. Namun hal itu bisa diimbangi dengan adanya semangat pelayanan dan dedikasi tinggi dari para tenaga kesehatan untuk memberikan pelayanan. Sudah sewajarnya pemerintah daerah memberikan penghargaan dan perhatian kepada mereka dalam pemenuhan kesejahteraan.

“Kami juga berharap agar para tenaga kesehatan yang bertugas di daerah terpencil, diangkat dari putra-putri terbaik daerah itu. Itu bisa dilakukan melalui penjaringan untuk melihat kemampuan dan kemauan,” tuturnya.

Tentunya mereka yang ditugaskan disesuaikan dengan kapasitas sumber daya manusia yang dimiliki. Putra-putri daerah yang telah menyelesaikan studi atau lulus kuliah, diharapkan kembali ke daerah asal alias pulang kampung untuk mengabdikan diri dalam kerangka mendukung pemerintah daerah.

Diakui Wiyatno, sebenarnya kebutuhan tenaga kesehatan di daerah terpencil dapat terpenuhi oleh putra dan putri terbaik dari daerah bersangkutan. Dengan cara demikian, mereka (tenaga kesehatan) yang bertugas akan lebih betah dalam bekerja dan melayani masyarakat untuk kemajuan daerah. (nue/ce/ram)

Loading...

You Might Also Like