Jajaran asisten pelatih kepala Kalteng Putra, Eko Tamamie (kiri), dr Aminudin (tengah) dan pelatih kiper, Aris Renaldi (kanan) saat sesi latihan sebelum para pemain kompak mogok berlatih, beberapa waktu lalu. (HENDRY PRIE/KALTENG)


PALANGKA RAYA- Kondisi pemain Kalteng Putra dikhawatirkan loyo akibat minimnya persiapan latihan dan pemulihan stamina untuk melakoni dua laga lanjutan Shopee Liga 1 pekan ke-23 nanti di kandang Sleman, (18/10) dan Borneo FC, (22/10) mendatang. Apalagi jika tak menjalani  program latihan rutin sama sekali.

Ya, terhitung sejak Jumat (11/10) lalu, sudah lima hari Kalteng Putra betul-betul tak menjalani latihan rutin di Stadion Tuah Pahoe Palangka Raya.  Kebugaran fisik para pemain tentu menjadi salah satu catatan penting yang harus digenjot saat ini. Mengingat tim besutan pelatih kepala, Wesley Gomes de Oliveira ini, masih terpuruk di zona degradasi. Tak ada pilihan lain untuk meraih kemenangan di beberapa laga sisa ke depan.

Kondisi fisik yang prima sangat dibutuhkan untuk mengimbangi perlawanan tim lawan. Kondisi fisik pemain yang belum mencapai 100 persen, tentu bisa menyebabkan permainan Kalteng Putra tak maksimal. Apalagi untuk mengejar  produktivitas gol yang masih sangat minim di putaran kedua ini.

Upaya tersebut sepertinya akan mengalami kendala jika pemain terus-terusan melakukan mogok latihan. Tentu, hal itu sangat mengkhawatirkan.  Terutama menjelang dua laga away yang sangat penting dilakoni I Gede Sukadana dan kawan-kawan.

“Dengan belum menjalani latihan sampai saat ini, tentu akan sangat berpengaruh terhadap kondisi para pemain,”ungkap Dokter Tim Kalteng Putra, dr Aminudin kepada Kalteng Pos, Selasa (15/10).

Dia betul-betul mengawatirkan terhadap kondisi stamina skuad Laskar Isen Mulang, julukan Kalteng Putra ini. “Kami khawatir kondisi mereka bisa turun menjadi 70-90 persen.  Sehingga membutuhkan waktu untuk melakukan pemulihan lagi,”tegasnya.

Menurutnya, untuk pemain yang bisa menjaga kondisinya masing-masing dengan gym ataupun jogging selama 30-60 menit, mungkin masih bisa di angka 80-100 persen untuk bisa siap tampil pertandingan.

“Namun nilai minusnya, adalah kerjasama tim yang akan bermasalah saat bermain di lapangan nanti. Itu yang tidak kami harapkan, dan pasti akan berpengaruh kepada hasil yang diraih nanti,”tambahnya. (nue/hen)

Loading...

You Might Also Like