Suprianti (Bu Rambat) saat mengambil formulir dari Ketua Tim Bappilu DPD Partai NasDem Kotim Asyikin Arpan (kanan), Senin (14/10). (RUSLI/KALTENG POS)


SAMPIT – Perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kotawaringin Timur (Kotim) akan berlangsung ramai. Sejumlah partai politik yang ada di daerah ini masih mencari sosok yang berhak mendapatkan rekomendasi untuk dijagokan dalam pertarungan menjadi kepala daerah Kotim. Pun juga untuk para bakal calon.

Bahkan, untuk dapat maju di pilkada, Suprianti (Bu Rambat) juga merapat ke NasDem. Tak tanggung-tanggung, putranya yakni Wengga Febri Dwi Tananda juga dijadikan kader Partai NasDem.

Senin (14/10) sekitar pukul 13.00 WIB, Bu Rambat, pengusaha properti di Kotim ini mengambil formulir ke Partai NasDem. Kedatangan perempuan itu ditemani oleh putranya. “Saya ke sini mengambil formulir untuk mendaftar lewat Partai NasDem. Berkas ini akan secepatnya kami kembalikan ke Partai NasDem. Pengambilan formulir ini bentuk keseriusan saya untuk maju pada Pilkada Kotim,” terangnya.

Dia mengucapkan, terima kasih kepada pengurus Partai NasDem yang telah menerima dirinya pada saat datang ke sekretariat dengan ramah. Saat ditanya siapa yang bakal mendampinginya dalam Pilkada Kotim, Suprianti belum memberikan jawaban. “Saat ini saya masih melakukan komunikasi politik dengan semua partai serta dengan calon yang bakal maju nantinya,” tandasnya.

Dalam kesempatan itu juga, DPD Partai NasDem Kotim telah menerima Wengga Febri Dwi Tananda sebagai anggota baru Partai NasDem. Pemuda itu merupakan putra dari Suprianti atau dikenal (Bu Rambat) pengusaha properti di Kabupaten Kotim.

Sementara itu, salah satu indikator untuk menentukan rekomendasi Partai NasDem yakni hasil survei. “Jadi siapa yang nantinya diusung oleh Partai NasDem akan ditentukan oleh DPP,” ungkap Sekretaris DPD NasDem Kotim Tajudinnor, Senin (14/10).

Dikatakannya, tidak ada kriteria khsusus untuk calon pendaftaran. Partai NasDem telah membuka pendaftaran untuk umum sejak 23 September lalu sampai 23 Oktober 2019. “Sudah ada sepuluh calon yang mengambil formulir, sementara empat calon lainnya sudah mengembalikan berkas. Berkas nantinya akan kami kirim ke DPW kemudian berkasnya di kirim lagi ke DPP,” terang Tajudin. (sli/ami/ctk/nto)

Loading...

You Might Also Like