Bupati Kobar Hj Nurhidayah ketika menghadiri acara kontes ternak di Desa Sungai Pakit, beberapa waktu lalu. (PROKOM UNTUK KALTENG POS)


Sektor peternakan menjadi salah satu prioritas dalam pembangunan kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Mengingat cukup besarnya peluang dan potensi di sektor ini, pengembangan dan pendayagunaan masih bisa terus dilakukan untuk menunjang perekonomian daerah.

 

===================

 

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Kobar bertekad untuk terus memacu pembangunan di sektor peternakan. Sebagai bagian dari hal tersebut, Pemkab Kobar melalui dinas Peternakan dan Kesehata Hewan (PKH) menggelar kontes ternak dan panen pedet (anak sapi) di lapangan desa Sungai Pakit, kecamatan Pangkalan Banteng, Selasa (8/10).

 

Pedet yang dipanen merupakan hasil program upaya khusus sapi betina wajib bunting (UPSUS SIWAB). Sedangkan kontes ternak diikuti oleh para peternak dari seluruh wilayah Kobar.


Bupati Kobar Hj. Nurhidayah yang hadir mengapresiasi besarnya minat dan partisipasi para peternak dalam kegiatan ini. Bupati perempuan pertama di Kalteng ini juga terus bertekad untuk melaksanakan pembangunan di bidang peternakan lebih baik lagi.

 

“Kita memiliki potensi pengembangan peternakan yang masih memerlukan sentuhan tangan-tangan terampil sehingga potensi yang ada bisa dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan para peternak,” kata Hj. Nurhidayah.


Hj Nurhidayah juga tidak memungkiri jika yang sedang dilakukan pemerintah daerah dalam penyediaan kebutuhan protein hewani masyarakat serta sumber pendapatan petani masih dihadapkan banyak kendala. Namun pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memacu pembangunan sektor peternakan melalui penyediaan dana APBD. Hj. Nurhidayah melanjutkan jika upaya lain yang dilakukan pemerintah daerah adalah melalui berbagai terobosan melalui pengganggaran dana pusat ataupun provinsi.

 

“Tentunya semua itu bisa dilakukan apabila kita memiliki konsep pengembangan komoditas yang bersinergi dengan program pusat, dan saat ini pemerintah pusat telah menilai kita memiliki potensi besar dalam pengembangan program Integerasi Sawit Sapi,” lanjut Hj. Nurhidayah.

 

Program Integerasi Sawit Sapi pemkab Kobar telah menjadi salah satu program unggulan daerah, yang juga telah menjadi model atau referensi bagi daerah lain di tingkat nasional. (son/ala)

You Might Also Like