Personel gabungan dari Polres Palangka Raya melakukan razia ke THM dan warung remang-remang, Jumat malam (11/10). (DENAR/KALTENG POS)


PALANGKA RAYA-Tim gabungan Polresta Palangka Raya melakukan razia di sejumlah warung remang-remang serta tempat hiburan malam (THM) yang berada di Kota Palangka Raya. Dalam operasi ini berhasil mengamankan tujuh orang pada Jumat malam (11/10).

Saat melakukan razia dilakukan di warung remang-remang, personel gabungan Polres Palangka Raya memergoki sepasang pria dan wanita bukan suami istri sedang berduaan di dalam kamar. Kejadian itu berlangsung saat petugas melakukan pemeriksaan di sejumlah warung remang-remang yang berada di Jalan Mahir Mahar Lingkar Luar Kota Palangka Raya.


Keduanya pasangan tersebut langsung digiring untuk dimintai keterangan. Dihadapan petugas, mereka berdalih berduaan di kamar lantaran sedang melakukan pijat. “Menurut pengakuan pemilik warung, selain warung makan dia juga menyiapkan tempat panti pijat di warung miliknya tersebut,” kata Kabag Ops Polres Palangka Raya AKP Hemat Siburian.

Selain warung remang-remang tandas Hemat, petugas juga mendapati izin sejumlah THM yang sudah kadaluwarsa alias mati. Yaitu pada surat izin minuman beralkohol dan perijinan tentang usaha. Dalam razia THM itu pula ditemukan dua orang karyawan yang tidak memilik identitas.

Kepada awak media Kalteng Pos, Nisa (20) salah seorang karyawan THM dirinya mengaku tidak memiliki identitas satu pun sehingga digiring pihak kepolisian.”Saya enggak punya ktp, jadi digiring petugas kepolisian,” ujarnya.

AKP Hemat Siburian menuturkan, kegiatan ini dilaksanakan untuk menciptakan situasi aman dan kondusif di Kalimantan Tengah khususnya Kota Palangka Raya.

“Malam ini total orang yang kami amankan sebanyak tujuh orang, yakni tidak membawa identitas diri serta sepasang pria dan wanita bukan suami istri tersebut. Selanjutnya kami akan membawa mereka untuk didata serta dilakukan pembinanaan” tutupnya. (*oiq/ala)

You Might Also Like