AUDIENSI : Bupati Kobar Nurhidayah ketika bertemu awak media di kantornya, Kamis (10/10). SONY/KALTENG POS


PANGKALAN BUN - Penjaringan bakal calon gubernur untuk menjadi peserta Pilkada 2020 masih berjalan. Kesempatan ini membuat daya tarik tersendiri bagi para pejabat aktif maupun dari kalangan swasta. Bahkan beberapa bupati yang masih aktif mulai menampakkan diri untuk mencalonkan diri.

Tapi berbeda dengan Bupati Kotawaringin Barat Hj Nurhidayah. Bupati wanita pertama di Kalteng ini mengaku belum tertarik untuk mencalonkan diri sebagai orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai.

"Saya masih ingin benahi Kobar. Banyak pekerjaan yang belum selesai dan ingin memberikan yang terbaik buat Kobar dahulu," kata Nurhidayah saat dibincangi Kalteng  Pos di kantornya, Kamis (10/10).

Menurut dia, mengemban tugas sebagai gubernur tidaklah mudah. Butuh kinerja ekstra keras dan perhatian yang lebih bagi masyarakat Kalteng.  Keinginan untuk menjadi pemimpin di provinsi ini memang ada pada diri semua warga. Tapi bagi Nuhidayah, tidak semudah yang dibayangkan. Apalagi harus melalui proses dan mekanisme yang sudah ditentukan.

"Biarkan saya membangun Kobar dahulu dan bisa mensejahterakan masyarakat. Keinginan siapa yang tidak mau, tetapi tentu harus didasari kesiapan serta adanya garis tangan," ungkapnya sembari tersenyum.

Nurhidayah menegaskan dirinya tidak akan meninggalkan tugasnya sebagai bupati sesuai visi misinya yang belum usai. Karena masih banyak hal yang perlu dilakukan di Kobar. Masyarakat masih membutuhkan dan tidak harus menjadi gubernur untuk memberikan yang terbaik bagi daerah. (son/ens)

You Might Also Like