Tamarzam


BUNTOK-Anggota DPRD Barsel Tamarzam meminta agar alokasi dana desa (ADD) harus bisa dipertanggungjawabkan oleh setiap kepala desa (kades).


Dikatakannya, memang sering kali ada oknum kedes ataupun perangkatnya yang menggunakan ADD tidak sesuai pada peruntukannya. Menurut dia, ADD adalah siklus pembangunan, sehingga diharapkan adanya laporan evaluasi serta sejauh mana target akan dilaksanakan oleh masing-masing desa dalam menggunakan ADD itu. Wakil rakyat dari dapil I Barsel itu mengatakan, dengan ADD maka perkembangan serta peningkatan pembangunan desa bisa benar-benar maksimal dilakukan oleh kades bersama perangkatnya, termasuk harus bisa pula merangkul masyarakatnya untuk bersama-sama membangun desanya, sehingga menjadi maju dan mampu berdiri sendiri. “Karena cermin majunya daerah, itu semua tergambar dari majunya peningkatan pembangunan di perdesaan,” ucapnya, Kamis (10/10).


Perlu diketahui, tambah pria yang akrab disapa Ake itu, dengan dikucurkannya ADD setiap tahunnya, merupakan upaya pemerintah daerah dalam memberikan ruang kepada pemerintahan desa, untuk bisa melaksanakan pembangunan desanya untuk menjadi lebih maju. “Terlebih dengan ADD yang dikucurkan, ini mesti berdampak pada pengelolaan SDM dan SDA di desa agar bisa benar-benar memberikan nilai positif,” ungkapnya.


Karena, pungkas dia, dengan baiknya SDM di tingkat perdesaan, maka kelak warga di desa bisa memberikan pemikiran-pemikiran yang positif untuk kemajuan desa maupun kemajuan masyarakatnya. (ner/ami)


You Might Also Like