Asisten Administrasi Umum Setda Palangka Raya Kandarani saat mewakili wali kota di kegiatan bimtek aplikasi e-monev, di PK II, kemarin.( HMS UNTUK KALTENG POS)


Di bawah komando Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin dan Wakil Wali Kota Palangka Raya Hj Umi Mastikah, Pemko Palangka Raya terus berupaya meningkatkan kinerja pembangunan. Salah satunya, mencoba mengintegrasikan penerapan aplikasi e-planning, e-budgeting ke e-monev.

WALI Kota Palangka Raya Fairid Naparin melalui Asisten III Setda Kota Palangka Raya Kandarani memimpin bimtek aplikasi E-Monev, di Ruang Rapat Peteng Karuhei II, Kamis (10/10). Kegiatan ini, dalam rangka penguatan SDM yang bertugas sebagai administrator dan operator aplikasi E-Monev di PD Pemko Palangka Raya.

Menurutnya, dalam kegiatan pembangunan diperlukan evaluasi sebagaimana yang diamanatkan UU 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN) yang menyatakan bahwa “kegiatan evaluasi merupakan salah satu tahapan perencanaan pembangunan”.

“Sebagaimana Permendagri 86 Tahun 2017, maka program ini sangat penting dalam siklus pelaksanaan kegiatan untuk meyakinkan bahwa realisasi penyerapan anggaran laporan indikator kinerja pemerintah sesuai rencana,” katanya.

Ditambahkannya, dengan e-monev, maka membantu pemko untuk menghimpun informasi capaian kinerja secara lengkap dan cepat. Ini pun juga, jadi sarana pengendalian pelaksanaan program kegiatan pembangunan serta umpan balik terhadap perencanaan selanjutnya. “Sementara itu penerapan e-monev saat ini belum terintegrasi dengan perencanaan, sehingga kurang efektif dan efisien dalam rangka sinkronisasi perencanaan pembangunan,” tambahnya.

Untuk itulah, pihaknya berupaya untuk mewujudkan e-monev yang terintegrasi dengan e-planning dan e-budgeting. Pihaknya juga berharap, e-monev ini dapat menjadikan target pembangunan tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan masyarakat, karena didasarkan pada data informasi yang terintegritas di dalam satu sistem. “Saya berharap melalui e-monev terintegrasi ini dapat menghasilkan perencanaan pembangunan daerah yang dirumuskan secara transparans, responsif, efisien, efektif, terukur, berkeadilan dan berwawasan lingkungan untuk menuju masyarakat yang maju, rukun dan sejahtera,” pungkasnya. (*ahm/*pra/hms/ami/CTK)

You Might Also Like