Wali Kota Palangka Raya yang juga Ketua DAD Palangka Raya Fairid Naparin melantik para mantir adat di Kota Cantik, di Gedung Pertemuan Umum Palampang Tarung, Kamis (10/10).( HMS UNTUK KALTENG POS)


PALANGKA RAYA - Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin melantik para mantir adat se-Kota Palangka Raya, di Gedung Pertemuan Umum Palampang Tarung, Kamis (10/10). Saat pelantikan, ia menyampaikan bahwa pelantikan ini sesuai dengan keputusan Wali Kota Palangka Raya Nomor 188.45/387.1/2019 1 Agustus 2019 tentang Pengangkatan Mantir Adat Kecamatan Rakumpit, Bukit Batu, Jekan Raya, Pahandut  di Wilayah Kota Palangka Raya.

Diharapkannya, ke depan para mantir adat ini dapat membantu pemko menginformasikan berbagai program yang akan dilakukan pemerintah serta menyosialisasikan perda yang berlaku di Kota Palangka Raya. Salah satunya yakni, menjaga kerukunan masyarakat di Kota Cantik. Lantaran, selain kemajuan dan kesejahteraan, kerukunan juga merupakan visinya dalam memimpin kota.

“Dan juga diharapkan mampu memberikan dampak postitif untuk masyarakat dan pemerintah yakni membantu lingkungan sekitar, lurah, camat, pemda dalam menjaga situasi keamanan dan kondisi budaya, sosial, toleransi antara umat beragama,” kata pria yang juga merupakan Ketua DAD Palangka Raya ini.

Wali kota menyampaikan bahwa lembaga adat Dayak memiliki pernanan untuk membangun karakter masyarakat Dayak melalui upaya pelestarian, pengembangan, dan pemberdayaan adat istiadat. Pun juga, ungkapnya, juga membantu pemerintah dalam upaya pelaksanaan pembangunan, dan meningkatkan kesejahteraan rakyat Kota Palangka Raya.

“Para tokoh adat damang dan mantir adat mempunyai peran yang sangat penting untuk memperkokoh jati diri dan akar budaya bangsa khususnya masyarakat Kota Palangka Raya,” ucapnya.

Selain itu, ia berharap agar para mantir dapat menyelesaikan persoalan yang terjadi di lingkungan sekitarnya. “Saya percaya bahwa mantir adat ini akan melaksanakan tugas sebaik-baiknya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan,” ungkapnya.

Menurut dia, sejauh ini kinerja para mantir tidak ada kendala yang cukup berarti. Pun juga, mantir cukup membantu pemko untuk menjaga kondusifnya wilayah kota. Meskipun demikian, Fairid juga akan mempertimbangkan bila memang diperlukan peningkatan insentif bagi mantir. “Itu tergantung indikator kerja. Bila mantir adat dapat bekerja dengan baik dan maksimal dalam membantu pemerintah tentu pasti akan kita pertimbangkan,” pungkasnya. (*ahm/*pra/ami/iha/CTK)

You Might Also Like