MENGURANGI BEBAN: Saat me-launching kegiatan BPNT, Bupati Mura Perdie M Yoseph menilai, program ini dapat mengurangi beban hidup masyarakat, di GPU Tira Tangka Balang, Kamis (10/10). HER/KALTENG POS


PURUK CAHU-Bupati Murung Raya (Mura) Perdie M Yoseph mengatakan, program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang disalurkan oleh pemerintah, merupakan cara pemerintah untuk mengurangi beban hidup masyarakat.


Apalagi, kata dia, dengan adanya bantuan sosial dari provinsi maupun Kabupaten Mura melalui APBD Kabupaten yaitu Kartu Mura Sejahtera.


"Semua ini adalah sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat khususnya di wilayah Kabupaten Mura dalam rangka untuk mengurangi beban pengeluaran masyarakat atau warga penerima manfaat melalui pemenuhan sebagian dari kebutuhan pangan dan memberi gizi seimbang," katanya didampingi Kepala Dinas Sosial Rosine serta disaksikan oleh kepala PD pemkab dan pihak Bank Mandiri serta perwakilan dari Bulog, saat me-launching program BPNT di GPU Tira Tangka Balang, Kamis (10/10).


Perdie pun berharap, pihak Dinsos terus memperbaiki data keluarga penerima manfaat (KPM), sehingga benar-benar tepat sasaran. Di sisi lain, Kepala Dinsos Mura Rosine menyampaikan, BPNT ini merupakan program transformasi program beras sejahtera (Rastra) yaitu program bantuan sosial yang menggunakan kartu elektronik diberikan langsung kepada KPM untuk membeli bahan pangan berupa beras dan telur serta minyak goreng di e-Warong yang telah ditentukan oleh pihak Bank Mandiri, dengan bekerja sama pihak Bulog sebagai penyedia bahan pangan.


"Pengalihan program Rastra menjadi BPNT mempunyai alasan yaitu kalau rastra sasaran KPM kurang tepat dan beras bantuan dibagi rata, tidak mendapat variasi bahan pangan serta biaya transportasi dan penyimpanan mahal," kata Rusine.


Tetapi kalau BPNT mudah untuk mengontrol, memantau penyaluran, mengurangi penyimpangan, warga penerima manfaat bebas memilih kualitas dan bahan pangan. Juga untuk memastikan bahwa program ini tepat sasaran, tepat waktu, tepat harga, tepat kualitas dan tepat jumlah atau disebut juga dengan istilah 6T.  "Perlu saya sampaikan bahwa besaran BPNT yang diterima oleh KPM adalah Rp110.000 per KPM per bulan. Tetapi mengingat keadaan geografis kita di Kabupaten Mura dan juga biaya transportasi yang tinggi maka melalui kesepakatan bersama, penyaluran BPNT dilaksanakan per-triwulan dan hal ini telah disetujui oleh Kementrian Sosial Republik Indonesia," ucapnya.


Jumlah bantuan sosial BPNT di Kabupaten Mura yaitu 3.866 KPM, sehingga total dana yang digulirkan sebesar Rp425.260.000. (her/ami)


You Might Also Like