ILUSTRASI/NET


PALANGKA RAYA-Oknum anggota DPRD Kapuas berinisial Be masih menjalani pemeriksaan intensif di Ditresnarkoba Polda Kalteng. Memasuki hari kedua ini, polisi masih terus mengorek keterangan dari Be terkait asal muasal barang haram jenis ekstasi yang dikonsumsinya di kamar hotel bersama teman wanita berinisial Ti.

“Sementara masih pemeriksaan dalam rangka pendalaman untuk menyelidiki asal narkoba,” kata Dirresnarkoba Polda Kalteng Kombes Pol Wijonarko kepada Kalteng Pos, di ruang kerjanya.

Penyidik juga memastikan lagi jika urine ketua Fraksi NasDem DPRD Kapuas periode 2019-2024 itu mengandung amphetamine dan methamphetamine.

“Kami tes urine yang kedua kalinya, hasilnya tetap sama,” sebutnya.

Menanggapi kasus ini, Ketua DPW Partai NasDem Kalteng Faridawaty Darlan Atjeh mengatakan, Partai NasDem tidak bertoleransi terhadap kader yang terlibat kasus hukum.

Oleh karena itu, terhadap kader partai yang tersangkut kasus hukum, tentu akan tetap ditindak sesuai dengan hukum dan aturan yang berlaku di Indonesia demi memberikan efek jera.

“Kami akan tetap menghargai proses hukum yang sedang berjalan kepada kader kami yang terlibat,” katanya kemarin.

Jika nantinya ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak yang berwenang, maka pihaknya pun akan memberi sanksi partai kepada yang bersangkutan sebagai konsekuensi perbuatannya.

“Akan dikenakan sanksi pemberhentian, baik sebagai kader partai maupun sebagai anggota legislatif ataupun jabatan eksekutif lainnya,” tegas politikus Partai NasDem tersebut. (nue/ce/ram)

You Might Also Like