Pelabuhan Bahaur yang saat ini dilayari KMP Drajat Paciran dengan rute Bahaur-Paciran, Lamongan, Jatim kini mulai ramai. Pemerintah daerah menginginkan agar ke depan status pelabuhan ini ditingkatkan


PULANG PISAU – Pemerintah kabupaten Pulang Pisau melalui Dinas Perhubungan Pulang Pisau mengajukan usulan kepada pemerintah pusat, agar pelabuhan Bahaur agar statusnya ditingkatkan dari pelabuhan roro menjadi pelabuhan umum.

“Saat rapat di Balikpapan, Kaltim Rabu (21/8) kami menyampaikan usulan agar pelabuhan Bahaur supaya dijadikan menjadi pelabuhan umum. Seperti pelabuhan Sampit dan pelabuhan Kumai. Kami ginin status pelabuhan Bahaur ditingkatkan,” kata Kepala Dinas Perhubungan Pulang Pisau John Oktoberiman kepada Kalteng Pos.

John menjelaskan, dengan peningkatan status menjadi pelabuhan umum, sehingga bangunan kawasan pelabuhan itu dapat diperluas dengan dana dari Kemenhub. “Kami berharap ini dapat dimasukkan dalam RPJM nasional,” harap dia.

Dia menambahkan, dengan peningkatan status pelabuhan Bahaur nanti bisa dibuat perusahaan daerah pelabuhan. “Harapannya supaya mudah dan cepat dalam mengembangkan pelabuhaan yang ada ini,” harap Jhon lagi.

Terlebih, lanjut John, pelabuhan Bahaur ke depan diharapkan menjadi gerbang perekonomian Kalteng wilayah tengah. “Artinya, kalau itu diwujudkan maka perlu peningkatan status dan pengembangan kawasan pelabuhan. Karena nanti secara otomatis aktivitas di pelabuhan itu akan ramai,” bebernya.

Dia menambahkan, Bupati Pulang Pisau H Edy Pratowo juga menaruh harapan agar aktivitas keluar masuk barang beberapa kabupaten/kota, seperti Pulang Pisau, Kapuas, Palangka Raya, Katingan, Gunung Mas dan kabupaten di wilayah Barito bisa melalui pelabuhan Bahaur.

“Hal itu juga mendapat dukungan penuh dari Pak Gubernur Kalteng,” tandasnya. (art/abe/ctk/nto)

You Might Also Like