Ilustrasi. (foto: net)


PULANG PISAU – Bappedalitbang Pulang Pisau menggelar workshop. Kegiatan yang dibuka Plh Sekda Pulang Pisau Susilo I Tamin itu dalam rangka koordinasi data sistem informasi pembangunan daerah (SIPD).

Dengan kegiatan tersebut, Kepala Sub Bidang Pendataan dan Pelaporan Bappedalitbang Pulang Pisau Hermansyah berharap, ke depan seluruh perangkat daerah memiliki data secara sektoral untuk perencanaan pembangunan daerah.

“Sehingga perencanaan pembangunan darah benar-benar berbasis data. Karena ke depan harus berbasis data,” kata Hermansyah saat dicegat di sela-sela seusai kegiatan tersebut, Kamis (22/8) siang.

Herman, sapaan, sapaan akrabnya mengungkapkan, kegiatan itu sebagai pemanfataan aplikasi dari kementerian dalam negeri (kemendagri) untuk pengelolaan data. “Sehingga nantinya data yang didapat valid,” ucapnya.

Menurut dia, aplikasi itu sangat membantu bagi kabupaten Pulang Pisau dalam pengelolaan data. “Karena data yang ada di Pulang Pisau saat ini bisa dibilang tingkat kevalidan belum terkelola dengan baik,” ucapnya.

Kalau di perangkat daerah, lanjut dia, mungkin sudah ada. “Cuma kalau untuk kabupaten kita belum mempunyai data base, selain dari Badan Pusat Statitik BPS selaku pengelola data skunder,” ujar Herman.

Dia mengaku, hal ini yang ditekankan pihaknya dalam pemanfaatan aplikasi tersebut untuk memperoleh pengelolaan data dari data sekora. Ke depan, lanjut dia, kaiatannya dengn Kominfo sebagai dinas publikasi untuk pengumpulan data sektoral.

“Setelah didapatkan pengumpulan data sektoral, Bappedalitbang, Badan Pusat Statistik dan dinas Kominfo bisa kerja sama memvalidkan data sektoral,” ucapnya.

Menurut Herman banyak data yang harus dimiliki asing-masing perangkat daerah. “Misalnya, DPUPR mengakomodasi data panjang jalan luas jalan dan sebagainya. Dinas Pertanian data produksi dan lain-lain, seperti  capaian hasil pembanguan daerah yang dikelola perangkat daerah,” tandasnya. (art/abe/ctk/nto)

You Might Also Like