DIBURU CUACA: Gadis Jepang berlari menyeberangi jalan. Sedikitnya 430 orang dievakuasi untuk meminimalkan dampak badai Krosa (Charly Triballeau/AFP)


Bertambah sudah penderitaan Jepang. Setelah tersiksa cuaca panas ekstrem, mereka harus bersiap menghadapi badai Krosa.

Badai berkecepatan 126 kilometer per jam itu melanda selatan Hiroshima Kamis (15/8). Angin kencang mengakibatkan ombak tinggi di pesisir pulau dan meruntuhkan pohon di perkotaan.

“Kami masih harus mengantisipasi hujan lebat setelah ini,” ujar Takayoshi Sugimoto, pejabat penanggulangan bencana di Tokushima, kepada Agence France-Presse.

Otoritas sudah membuat imbauan evakuasi terhadap 430 ribu orang di jalur badai. Namun, beberapa orang masih menjadi korban bencana alam tersebut. Salah satunya adalah pria 82 tahun yang dipastikan meninggal karena jatuh ke laut saat berusaha menambatkan kapal saat badai. Kantor berita NHK mengabarkan, setidaknya 34 orang terluka karena badai tersebut.

Sebelum badai, puluhan warga Jepang meninggal karena faktor alam lainnya. Yakni, cuaca panas. Menurut lembaga penanggulangan kebakaran dan bencana, ada 23 orang yang meninggal dalam sepekan terakhir. Korban jiwa tersebut tersebar di 20 prefektur di luar ibu kota.

Sementara itu, 12.751 orang lainnya harus dilarikan ke rumah sakit karena cuaca panas. Di antara seluruh pasien, 400 orang didiagnosis menderita gejala parah yang membutuhkan perawatan selama setidaknya tiga minggu. Jumlah pasien terbanyak berada di Tokyo, yakni 1.465 orang.(jpg)

 

You Might Also Like