H Nadalsyah


PALANGKA RAYA-Pengurus dewan pimpinan daerah (DPD) Kalteng dan dewan pimpinan cabang (DPC) Partai Demokrat resmi dilantik. Dua agenda penting tahun depan (2020) menjadi fokus utama partai berlambang bintang mercy itu, yakni pesta demokrasi pemilihan gubernur (pilgub) Kalteng dan pemilihan bupati (pilbup) Kotawaringin Timur (Kotim).

Ketua DPD Partai Demokrat Kalteng H Nadalsyah menyebut, perolehan kursi Partai Demokrat di DPRD Kalteng memang belum mampu mengusung calon sendiri dan harus berkoalisi dengan parpol lain. Namun, lanjut dia, kader Demokrat di Kalteng banyak yang bisa direkomendasikan untuk maju. Bukan hanya dirinya.

Dijelaskan Nadalsyah, tentu ada tingkatan yang lebih berkompeten dalam menentukan calon yang akan maju nantinya. Karena itu, pihaknya akan siap dan patuh terhadap keputusan dewan pimpinan pusat (DPP) Partai Demokrat.

"Masalah meminang atau dipinang itu pasti. Namun karena kami hanya memiliki enam kursi, jadi tidak bisa jalan sendiri. Harus mencari teman atau berkoalisi dengan partai lain," tegas pria yang akrab disapa Koyem ini kepada wartawan, di Hotel Luwansa, kemarin (6/8).

Tetapi, lanjutnya, sesuai petunjuk sekjen DPP, tahun 2020 merupakan awal dari kebangkitan Partai Demokrat, dalam membangun Kalteng dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kami baru saja dilantik oleh DPP dan diberi tugas untuk memajukan Partai Demokrat. Ini adalah amanah yang akan kami emban dan menjadi beban bagi pengurus yang baru dilantik,” ungkapnya.

Menurutnya, Partai Demokrat harus menjadi partai yang besar, maju, dan bisa bersaing dengan partai lainnya di Kalteng, baik dalam mengikuti pileg, pilpres, pilgub, maupun pilbup yang akan di gelar ke depan nanti.

“Terkait persiapan pilgub, tentu seperti yang telah diarahkan sekjen, bahwa garis partai dipersiapkan untuk kader-kader yang ada,” tegasnya lagi.((nue/ce/ala)

1 2

Editor :
Reporter :

You Might Also Like