Ilustrasi, kontainer berisi sampah yang diselundupkan ke Indonesia. (foto: net)


PEMERINTAH Indonesia melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dilaporkan, sudah mengirim lima kontainer sampah ke Amerika Serikat ( AS).

Berdasarkan laporan dokumen bea cukai, lima kontainer itu seharusnya hanya mengangkut skrap kertas. Namun di dalamnya, ditemukan sampah seperti botol plastik hingga popok.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Beracun dan Berbahaya KLHK, Sayid Muhadhar mengatakan, bahwa temuan itu sangat tidak pantas.

“Kami tidak ingin menjadi tempat pembuangan sampah,” tegas Sayid, Sabtu (15/6)

Sayid menyebutkan, kelima kontainer itu merupakan milik perusahaan asal Kanada. Di mana, mereka dikapalkan dari Seattle ke Surabaya akhir Maret lalu.

Saat ini, Indonesia dilaporkan tengah mengkaji sejumlah kontainer yang berada di pelabuhan Jakarta maupun Batam yang berada di Pulau Sumatra.

Indonesia menjadi negara terbaru di Asia Tenggara yang mengembalikan sampah impor setelah Malaysia berjanji bakal mengirim ratusan ton sampah plastik Mei lalu.

Filipina sudah memerintahkan berton-ton sampah impor yang berada di pelabuhan mereka untuk dikirim balik ke Kanada, dan sempat memanaskan hubungan dua negara. Selama bertahun-tahun, China menerima sebagian besar plastik besar dari seluruh dunia.

Namun sejak tahun lalu, mereka menutup pintu demi membersihkan lingkungannya. Sejak saat itu, sampah dalam jumlah besar dilaporkan dialihkan ke negara Asia Tenggara seperti Indonesia, Malaysia, maupun Filipina yang membuat Presiden Rodrigo Duterte meradang.

(der/afp/fin/kpc)

Loading...

You Might Also Like