Almarhum Lukas Tingkes mantan Wali Kota Palangka Raya ke-6 dimakamkan di Kompleks TMB Sanaman Lampang Jalan Tjilik Riwut km 2,5, kemarin siang (6/5). (DENAR/KALTENG POS)


PALANGKA RAYA-Upacara militer kenegaraan iringi proses pemakaman mantan Wali Kota Palangka Raya Drs Lukas Tingkes di Taman Makam Bahagia (TMB) Sanaman Lampang Pahlawan Jalan Tjilik Riwut km 2,5 Palangka Raya, Senin (6/5).

Sebelumnya jenazah Alm Lukas Tingkes disemayamkan di rumah duka Jalan Tjilik Riwut km 1,5 setelah dibawa dari Rumah Sakit Betang Pambelum, Jumat (3/5). Ratusan orang melayat dalam beberapa gelombang. 

Ada nama-nama besar yang juga ikut melayat seperti Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat, Wali kota Palangka Raya Farid Naparin dan Wakil Wali kota Umi Mastikah, Mantan Wakil Wali kota H Maryono dan Mofit Saptono, sejumlah kepala Perangkat Daerah (PD) dan tokoh masyarakat, tokoh agama serta masyarakat lainnya.

Dari rumah, jenazah diarak menuju Gereja Katedral untuk menjalankan misa dan penghormatan terakhir yang dipimpin oleh pastor paroki Rm Patris Aku Tampu dan tiga pastor lainnya.

Setelah perayaan ekaristi jenazah dibawa menuju depan gereja dan dilakukan serah terima yang dilakukan secara militer dan dipimpin Wakil Wali kota Hj Umi Mastikah.

Jenazah salah satu tokoh negara, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat tersebut kemudian diantar menuju kantor Wali kota Palangka Raya dan melaksanakan upacara kenegaraan sebelum dimakamkan secara militer di TMB Senaman Lampang.

Wali Kota Fairid Naparin selaku komandan upacara berterima kasih atas jasa dan perjuangan selama menjabat sebagai walikota periode 1983-1989 lalu.

"Semoga kita semua dapat meneladani semangat kerja yang pernah dilakukan almarhum, untuk kemajuan Kota Palangka Raya," kata orang nomor satu di Kota Cantik tersebut.

Dari Balaikota, jenazah kemudian diantar ketempat peristirahatan terakhir untuk dimakamkan, bersama iring-iringan pelayat dan Keluarga besar yang ikut menghantarkan jenazah saat itu.

Atas Nama keluarga, Herianson D Silam (adik almarhum) menyampaikan penghormatan dan penghargaan kepada Wali kota dan seluruh pejabat dan pelayat yang telah memberikan penghormatan.

"Semoga tradisi ini akan tetap dipertahankan kedepan, sebagai bentuk penghargaan kepada pemimpin yang telah berjasa di Kota Cantik,"tuturnya.

 

Selain itu, dirinya juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan perhatian baik moril maupun materil, sejak berada di rumah sakit hingga dirumah serta tempat pemakaman.

"Kami juga menyampaikan permohonan maaf jika selama hidup, ada kata-kata dan tingkah laku almarhum yang kurang berkenan baik sadar maupun tak sadar, kami menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya,"tuturnya. (nue/ala)

You Might Also Like