Para anggota DPRD Kota Palangka Raya menghadiri rapat paripurna istimewa dan penyampaian rekomendasi DPRD Kota Palangka Raya atas LKPj wali kota Palangka Raya Tahun 2018, beberapa waktu lalu. (HMS PEMKO UNTUK KALTENG POS)


PALANGKA RAYA-Selasa siang (23/4), anggota DPRD Kota Palangka Raya menggelar rapat paripurna intern dalam rangka penyusunan perubahan jadwal kegiatan DPRD di akhir masa sidang pertama tahun 2019.

Rapat paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Palangka Raya Sigit K Yunianto tersebut, secara mendasar membahas perubahan agenda reses anggota DPRD untuk menyerap aspirasi konstituennya yang berada di daerah pemilihan masing-masing, sehingga bisa terlaksana dengan baik oleh masing anggota dewan.

“Apabila sesuai jadwal, maka reses dilaksanakan pada bulan Mei mendatang. Namun itu berbenturan dengan aturan, karena anggota DPRD tidak diperkenankan melakukan reses di akhir masa jabatan,” ungkap Sigit K Yunianto, Selasa (23/4).

Dengan adanya benturan itu, Sigit mengambil kesimpulan bahwa masa reses akan dimajukan atau dilakukan di akhir April. “Maka dari itu, kami ajukan untuk maju pada tanggal 29-30 April, sebelum masa sidang pertama ini selesai,” lanjut Sigit usai rapat paripurna.

Tidak hanya itu saja, hal-hal lain seperti pembahasan materi hasil reses di lapangan, menurutnya akan dilaksanakan pada tanggal 2 Mei. Nanti, kata dia, di hari yang sama juga akan dilanjutkan dengan rapat paripurna penyampaian hasil reses.

“Akan dilaksanakan dalam satu hari. Kemudian rapat Badan Musyawarah (Banmus) penyusunan agenda kegiatan masa sidang kedua akan dilaksanakan pada 3 Mei,” jelas politikus PDIP tersebut.

Dari hasil pembahasan itu, semuanya sesuai ketentuan yang berlaku. Setiap terjadinya perubahan agenda kegiatan DPRD, lanjut dia, haruslah dilakukan rapat paripurna. Itulah mengapa, pengajuan perubahan tanggal reses dan penyampaian hasil reses dilakukan rapat paripurna intern.

“Saat ini sejumlah anggota DPRD masih dalam kesibukan kegiatan pemilihan legislatif. Jadi kita ajukan saja untuk maju tanggal pelaksanaannya, agar tidak berbenturan juga dengan aturan yang berlaku,” tutupnya. (ena/ami)

You Might Also Like