Alfian Batnakanti


PALANGKA RAYA-Sekretaris Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya, Alfian Batnakanti meminta Pemko Palangka Raya mengambil sikap tegas terkait kenaikan harga elpiji di pasaran, bahkan kenaikan elpiji 3 kg dinilai sangat merugikan masyarakat. Kenaikan harga bahan pokok dan elpiji, diharapkan jangan sampai “mencekik” bagi warga yang kurang mampu lagi membutuhkan.

"DPRD Kota Palangka Raya merekomendasikan agar pemko melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan mengambil sikap dan tindakan kepada para pelaku usaha terkait dengan kenaikan harga dan ketersediaan barang bahan pokok (sembako) dan elpiji 3 kg," kata Alfian, Senin (22/4).

Disampaikannya, hal tersebut perlu dilakukan lantaran sebentar lagi memasuki hari besar keagamaan umat muslim. Di mana, kebutuhan bahan pokok dan penunjangnya, jangan sampai terjadi kenaikan yang berlebihan.

"Kalau menjelang hari besar, pasti harga-harga naik. Nah kita harapkan pemko sigap mengatasi ini, harus ambil tindakan untuk menanggulangi hal itu," tutur Alfian.

Selain itu politikus Partai Gerindra ini juga memfokuskan agar pemko menindak para pelaku yang menimbun elpiji dan sembako yang menyebabkan kelangkaan di pasaran, bahkan menjual dengan harga yang tidak layak.

"Yang membuat harga mahal ini kan, karena barangnya langka ditambah lagi praktik penimbunan yang harus ditindak tegas. Jangan sampai tabung 3 kg malah dipakai oleh warga yang ekonominya menengah ke atas apalagi berstatus PNS," tandasnya. (ena/ami)

You Might Also Like