Ilustrasi. (foto: net)


BAGI pasangan suami istri yang sedang menunda atau mencegah kehamilan, maka alat kontrasepsilah solusinya. Nah, untuk mencegah kehamilan, terdapat beberapa pilihan alat kontrasepsi yang bisa digunakan, salah satunya adalah pil KB.

Jika selama ini pil KB hanya diperuntukan bagi perempuan, maka sekarang laki-laki juga sudah bisa mengonsumsinya untuk mencegah terjadinya kehamilan, lho.

Bagaimana bisa? Berikut beberapa fakta penting tentang pil KB pria yang dikutip dari popmama.com.

1. Awal mula dicanangkan pil KB untuk laki-laki

Pil KB atau pil kontrasepsi adalah pil yang dikonsumsi untuk mengubah cara kerja tubuh dan mencegah kehamilan.

Dalam kasus ini, pil KB bisa mengontrol ovarium dan uterus. Namun sayangnya, terkadang pil KB tidak 100% berfungsi pada perempuan.

Karena nyatanya ada saja perempuan yang tetap hamil walaupun ia sudah minum pil KB atau memasang pil KB di tubuhnya.

Bermula dari hal tersebut, pil KB untuk laki-laki pun diciptakan.

Selama bertahun-tahun, para peneliti telah berusaha membuat pil KB yang dikhususkan untuk laki-laki. Dan akhirnya kini hal tersebut akan segera menjadi nyata.

Pasalnya, pada minggu ini para peneliti asal Amerika Serikat mengumumkan bahwa uji coba klinis pil KB laki-laki bernama 11-beta-MNTDC terhadap 40 partisipan menunjukkan hasil yang memuaskan.

2. Amankah bagi kesehatan reproduksi laki-laki?

Pakar biologi reproduksi, Christina Wang, dari Los Angeles Biomedical Research Institute (LA BioMed), mengatakan kepada Sciencealert, Selasa (26/3) bahwa hasil penelitian menunjukkan bahwa pil ini mengombinasikan dua aktivitas hormon menjadi satu dan akan menurunkan produksi sperma namun tetap mempertahankan libido.

Pil KB bernama 11-beta-MNTDC yang memiliki nama lengkap 11-beta-methyl-19-nortestosterone-17-beta-dodecylcarbonate merupakan bentuk testoteron yang sudah dimodifikasi agar memiliki karakteristik progestasional atau memblokir sperma dan androgenik atau menyeimbangkan hormon.

Karakteristik kedua ini berguna untuk mempertahankan kejantanan laki-laki (suara rendah dan pola rambut), menstabilkan berat badan dan mempertahankan dorongan seksual ketika produksi testoteron di testis dihentikan.

Untuk mengujinya, para peneliti merekrut 40 laki-laki. Selama 28 hari, 30 laki-laki ini mengonsumsi 11-beta-MNTDC dalam dosis rendah atau lebih tinggi, sedangkan 10 sisanya diberi plasebo.

Pil KB 11-beta-MNTDC ditemukan tidak menurunkan libido laki-laki.

3. Efek samping penggunaan pil KB untuk laki-laki

Setelah dilakukan penelitian, hasil yang dipresentasikan dalam ENDO 2019 menunjukan bahwa obat ini tergolong aman.

Para partisipan tidak menunjukkan adanya efek yang buruk atau kekhawatiran klinis tertentu, walaupun terjadi penurunan hormon LH dan FSH yang dibutuhkan untuk memproduksi sperma.

Di antara para partisipan, 5 diantaranya memang mengalami sedikit perubahan pada libido dan 2 lainnya mengalami disfungsi ereksi ringan.

Namun untuk ukuran obat berbasis hormon, para peneliti berkata bahwa efek-efek ini tergolong ringan.

Meski demikian, para peneliti juga menegaskan bahwa uji coba klinis pertama ini baru data awal.

Para peneliti juga baru menguji keamanannya, bukan efektifitasnya sebagai alat kontrasepsi. Hal itu baru akan dilihat dalam uji coba berikutnya.

Untuk saat ini, 11-beta-MNTDC terlihat aman untuk dikonsumsi dan hanya sedikit partisipan yang mengalami efek samping seperti rasa lemas, sakit kepala dan jerawat.

Meski dinyatakan aman, pil KB laki-laki ini masih harus menjalani serangkaian uji coba sebelum dipasarkan.

Nah, itulah beberapa fakta penting mengenai penemuan pil KB yang aman untuk laki-laki.

Tertarik mencoba jenis pil KB yang satu ini? (popmama/kpc)

You Might Also Like