Ilustrasi bersepeda di masa pandemi Covid-19 (Dery Ridwansyah/JawaPos.com)


Bersepeda telah menjadi gaya hidup banyak orang Indonesia. Terutama setelah pandemi Covid-19 melanda Tanah Air. Mereka bersepeda untuk mengisi waktu luang yang mendadak berlimpah sejak kegiatan perkantoran, sekolah atau perkuliahan diliburkan demi memutus rantai penularan Covid-19.

Walau kini banyak orang yang antusias untuk bersepeda, namun belum ada satu pun event sepeda yang diselenggarakan selama masa pandemi. Nah, salah satu event yang bisa diikuti para penggemar sepeda saat ini adalah FibreFirst Cycling 2020. ’’Kami ingin mengajak masyarakat untuk mengikuti event yang bersifat, masif, sehat, dan fun,’’ ungkap CEO FibreFirst Benny Winata.

Jangan bayangkan event tersebut akan seperti kegiatan bersepeda sebelum korona melanda. Menyesuaikan dengan situasi saat ini, event bersepeda itu akan berupa virtual cycling yang bisa diikuti siapa saja dari mana saja dengan rute pilihan masing-masing peserta. Baik itu di jalan raya, jalur trail, taman sekitar rumah, trek altetik, atau bisa dimanapun sesuai dengan kemampuan peserta. Dengan aplikasi GERAK, maka kegiatan bersepeda akan terakumulasi dan terpampang pada leader board. Targetnya adalah para peserta secara kolektif mampu menembus jarak satu juta kilometer demi total donasi Rp 200 juta untuk para keluarga korban Covid-19.

Untuk mulai berdonasi, setiap peserta harus memenuhi target akumulasi jarak tempuh sejauh 50 KM terlebih dulu. Setelah itu, FibreFirst akan mendonasikan Rp 400/KM atas nama peserta untuk setiap kilometer selanjutnya kepada Yayasan Kita Bisa (Kitabisa.com).

Kegiatan itu sendiri telah mendapatkan dukungan dari Indonesian Cycling Federation (ICF). ’’Mari gabung dan dapatkan juga lisensi dari ICF sebagai jaminan keselamatan bersepeda. Tapi jangan lupa ya selama mengikuti kegiatan untuk tetap mematuhi protokol yang telah ditetapkan pemerintah,” terang Ketua Umum ICF Raja Sapta Oktohari. (*)

1

You Might Also Like