Usai ditetapkan sebagai Ketum PKB 2019-2024 Gus Ami diarak peserta Muktamar Bali. (FOTO : ARJONI/KPC)


BALI - Abdul Muhaimin Iskandar atau yang diberi gelar baru Gus Ami, kembali dipercaya memimpin Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) hingga lima tahun ke depan. Gus Ami terpilih secara aklamasi sebagai mandataris tunggal muktamar dan sebagai Ketua Umum PKB periode 2019-2024.

Penentapan Gus Ami sebagai Ketum PKB berdasarkan hasil sidang pleno ke IV Muktamar Bali dengan agenda pemilihan Ketum PKB. Sidang yang dipimpin oleh Ida Fauziyah tersebut berlangsung sangat cepat.

Pasalnya, peserta Muktamar Bali yang terdiri dari DPW dan PDC PKB se Indonesia, sejak awal memberikan dukungan kepada Gus Ami agar kembali memimpin PKB. "Sidang pleno III dengan agenda pemandangan umum DPW atas laporan pertanggungjawaban kepengurusan DPP PKB telah selesai. Dan seluruh DPW yang totalnya ada 34 DPW setuju dan menerima laporan pertanggungjawaban, maka kita lanjutkan dengan sidang pleno IV dengan agenda pemilihan ketum," ucap Ida memimpin rapat.

Pesrta muktamar atau disebut muktamirinpun bergemuruh meminta agar Gus Ami segera ditetapkan sebagai Ketum PKB periode 2019-2024. Selain itu, seluruh DPW PKB se Indonesia juga meminta agar pemilihan dilakukan secara aklamasi dan secepatnya.

"Kita sudah mendenagar dan menyaksikan bersama, forum meminta agar Gus Ami kembali memimpin PKB. Dan Gus Ami juga telah bersedia, maka kita sepakati dalam forum resmi ini Gus Ami sebagai mandataris tunggal muktamar dan Ketum PKB 2019-2024," ujarnya.

Sementara itu, Gus Ami mengatakan, kesediaannya maju sebagai Ketum PKB karena semata-mata untuk ibadah. Dan dia sepenuhnya mengabdi unuk NKRI.

"Saya bersedia memimpin PKB dengan niat ibadah. Dan juga pengabdian kepada merah putih. Sebab PKB adalah partai relegius nasionalis-nasionalis relegius," pungkasnya. (arj/OL)

You Might Also Like