Salah seorang peserta lomba masak estafet ketika memotong bahan untuk masakannya. INSET: Penampilan kesenian dari beberapa siswa untuk lomba perkusi takbiran.( MANKORAYA FOR KALTENG POS)


PALANGKA RAYA – Meski sudah berlalu, tetapi kenangan peringatan Iduladha 1440 Hijriah di Madrasan Aliyah Negeri Kota Palangka Raya (Mankoraya) tetap berkesan. Pasalnya, ada penyelenggaraan lomba masak estafet yang digelar pihak sekolah dan diikuti peserta didik.

Kepala Mankoraya H Idayani sempat berpesan kepada peserta didik untuk memiliki jiwa berkurban, sebagaimana pengorbanan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail. “Tanamkan kepatuhan dan ketaatan terhadap semua perintah Allah SWT, tinggalkan sikap kesombongan dan kecongkakan serta peduli terhadap sesama dengan saling berbagi,” psannya ketika menjadi khatib salat ied di lingkungan sekolah.

Untuk lomba estafet tersebut, setiap kelompok diharuskan memasak menu daging secara bergantian dengan pembagian waktu yang sudah ditentukan panitia.

Pada waktu bersamaan nampak beberapa siswa membawa ember bekas, botol, kayu, sendok, simbal, dan bambu yang mereka gunakan sebagai alat musik untuk lomba perkusi takbiran. Melalui lantunan suara takbir, tahmid dan tahlil yang diiringi alat musik sederhana membuat suasana semakin meriah dan syahdu.

Sementara sebagian siswa lain ada juga yang mengikuti dan menyaksikan lomba Syarhil Quran. Pada lomba ini satu group Syarhil Quran terdiri dari tiga orang yang masing-masing bertugas sebagai pensyarah (orator), tilawah dan penerjemah. Untuk diketahui, madrasah yang beralamat di Jalan Tjilik Riwut Kilometer 4,5 ini di hari kedua Iduladha lalu menyembeli dua ekor sapi dan dibagikan kepada masyarakat sekitar madrasah serta siswa kurang mampu.(ila/CTK)

You Might Also Like