Sugianor


PALANGKA RAYA - Sarana transportasi sungai kembali menjadi sorotan. Apalagi setelah ada kejadian tenggelamnya Kapal Motor (KM) Sinar Bangun di Danau Toba, Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Sorotan itu datang dari wakil rakyat yang ada di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Palangka Raya.

Anggota DPRD Palangka Raya, Sugianor menegaskan jika kejadian tenggelamnya KM Sinar Bangun harus turut jadi pelajaran bagi pemerintah, khususnya di Kota Cantik (julukan bagi Palangka Raya, red). Mengingat di Palangka Raya sendiri, animo penggunaan sarana transportasi air masih besar.

“Jadikan sebagai pelajaran agar kejadian seperti itu tidak terulang di daerah manapun di Indonesia, terutama di Palangka Raya,” tegas Wakil Ketua Komisi B ini.

Jadikan pelajaran itu, ujar Sugianor, pemerintah harus benar-benar memastikan kelayakan sarana transportasi. Salah satunya yang digunakan di sungai. Harus ada pengawasan dan peningkatan prosedur keamanan bagi pelaku usaha dan pengguna tranportasi air (penumpang, red).

Kejadian tenggelamnya KM Sinar Bangun, tambah Sugianor, merupakan akibat kelalaian. “Kelalaian beberapa pihak sehingga kecelakaan tak mampu dihindari. Alangkah baiknya ada evaluasi terhadap kondisi kapal untuk penggunaan transportasi umum maupun kepentingan pariwisata,” beber Sugianor.

Tambah Sugianor, hal lain yang perlu diperhatikan adalah manifest bagi penumpang harus sesuai dengan daya angkut kapal tersebut. “Manifest itu dibuat untuk menjamin keselamatan penumpang. Selaras dengan peraturan Menteri Perhubungan nomor 25 tahun 2016 tentang daftar penumpang dan kendaraan angkutan penyeberangan,” tukasnya.

Dalam peraturan tersebut dijelaskan pula, pihak terkait berhak menolak memberikan surat persetujuan berlayar apabila manifest yang diajukan tidak sesuai dengan spesifikasi kapal, misal melebihi muatan maksimal kapal.

"Hal ini harus selalu kita awasi bersama, baik pemerintah, pengusaha, maupun para masyarakat pengguna transportasi. Jangan demi mengejar keuntungan kita sampai lalai akan keselamatan diri sendiri dan orang lain,” imbaunya. (ena/ila/iha/CTK)

You Might Also Like