H Markati


TAMIANG LAYANG – Anggota DPRD Kabupaten Bartim, H Markati menginginkan, pihak satuan polisi pamong praja (Satpol PP) di Kabupaten Bartim aktif. Lantaran hingga saat ini, petugas yang seharusnya dapat menciptakan ketertiban lingkungan terkesan hanya menunggu.

Menurutnya, petugas Satpol PP di Bartim hanya menunggu perintah dan tidak banyak bergerak. Salah satunya dalam menertiban jam operasional tempat hiburan malam (THM) seperti warung remang selama puasa kemarin tidak dilakukan.

“Karena tidak ada penertiban maka para pengunjung bebas. Padahal sudah diingatkan agar lokasi atau tempat hiburan itu di atur jam buka tidak sampai melebihi waktu operasional,” katanya, kepada Kalteng Pos, Kamis (21/6).

Markati menambahkan, dengan tidak ditertibkannya tempat hiburan yang berkedok warung kopi tersebut tidak sedikit kejadian bahkan sampai menelan nyawa. Akibatnya  karena pengaruh alkohol dan tidak terkontrolnya pengunjung berkelahi yang mirisnya sampai membunuh di Kecamatan Dusun Tengah. Petugas  satpol harus aktif memantau ketertiban lingkungan tidak hanya tugas dari pihak kepolisian tetapi utama adalah Satpol PP .

“Saya lihat Satpol PP terkesan diam seharusnya bisa ikut koordinasi bersama menertibkan. Banyak yang menyampaikan ke dewan bahwa mereka tidak bisa bergerak karena tidak adanya dasar atau anggaran tersedia,” ujar Politikus asal PPP.

Kondisi tersebut seharusnya dibicarakan lebih lanjut agar tidak hanya didiamkan, sehingga duduk bersama dicarikan solusi. Apalagi mendekati hari H pilkada seharusnya satpol bisa gencar bersama polisi melakukan  patroli supaya hal yang tidak diinginkan tidak terjadi. Untuk itu bisa bergerak sesuai harapan warga masyarakat banyak. Tidak hanya menjaga asset milik daerah karena sifatnya dibutuhkan dalam peneggakkan perda seperti melakukan operasi terhadap minuman beralkohol yang tidak sesuai kadar di atas lima persen sesuai perda dijual bebas.

“Sudah menjadi kewajiban dan bisa mengkoordinasikan dengan OPD lain pemerintah,” ungkapnya. (log/son/iha/CTK)

You Might Also Like